Hasil Audit BPKP Segera Keluar, Kejari Kota Mojokerto Bersiap Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Kapal TBM

Avatar of Redaksi
VideoCapture 20250226 212754
Kepala Kejari Kota Mojokerto, Bobby Ruswin (tengah). (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto telah mengantongi calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Pujasera Kapal di Taman Bahari Mojopahit (TBM). Proyek yang menelan anggaran Rp 2,5 miliar sejak 2023 mangkrak hampir dua tahun.

Kepala Kejari Kota Mojokerto, Bobby Ruswin, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebelum menetapkan tersangka.

“Jadi kita saat ini masih menunggu hasil penyelidikan kerugian negara dari BPKP,” ujar Bobby.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk ahli di bidang infrastruktur.

“Untuk masalah teknis, baik secara infrastruktur maupun dari ahli, sudah berkoordinasi. Pada prinsipnya kita hanya menunggu saja hasilnya,” jelasnya.

Bobby juga menyampaikan bahwa hasil audit BPKP diperkirakan akan keluar dalam bulan ini, yang nantinya akan menjadi dasar bagi Kejari untuk mengumumkan tersangka.

“Insya Allah semuanya sesuai dengan apa yang sudah kita planning, jadi kita sekarang menunggu hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari BPKP,” kata Bobby.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kejari segera menggelar ekspose internal guna menetapkan tersangka setelah hasil audit keluar.

“Selama hasil audit dari BPKP sudah keluar dan sudah final berapa KN-nya (kerugian negaranya), kemudian dari ahli sudah matching, Insya Allah segera kami umumkan,” tuturnya.

Meski telah mengantongi nama calon tersangka, Kejari tetap akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi untuk memastikan langkah selanjutnya.

“Demikian, kami tetap harus berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi untuk menilai langkah-langkah berikutnya,” kata Bobby.

Diketahui, Kejari Kota Mojokerto telah memeriksa sekitar 40 saksi dari berbagai unsur termasuk pihak Pemerintah Kota Mojokerto, konsultan, hingga kontraktor proyek. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page