Hari Tani Nasional: Petani Jember Suarakan Kesejahteraan dan Keadilan

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Potret hari tani nasional di Jember. (Lana Rumanta/kabarterdepan. com)
Potret hari tani nasional di Jember. (Lana Rumanta/kabarterdepan. com)

Jember, kabarterdepan.com – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke-65, Ketua Forum Komunitas Petani Jember (FKPJ), Jumantoro, menyuarakan aspirasi para petani terkait kesejahteraan dan keadilan.

Kedatangan Jumantoro di Alun-alun Jember, Rabu (24/9/2025) menjadi perhatian warga Jember yang lagi berolahraga.

Bagikan Hasil Panen saat Hari Tani Nasional

Pasalnya Jumantoro sebagai ketua Forum masyarakat petani Jember tersebut datang ke alun-alun Jember sambil membagikan hasil panen petani ada Kubis, Brokoli, wortel, Bawang Prei, Tomat dan Cabai kepada warga secara gratis.

Dikonfirmasi awak media, ia menyoroti pentingnya keterlibatan kelompok tani dalam program-program pemerintah dan berharap adanya harmonisasi kepemimpinan eksekutif di Kabupaten Jember demi kepentingan masyarakat.

Jumantoro mengungkapkan keluhan petani di wilayah Ajung, khususnya mengenai masalah kesejahteraan dan kondisi irigasi serta akses jalan menuju lahan panen.

Menurutnya, program-program pemerintah, seperti program Alshinta dan Haji UT, sering kali tidak tepat sasaran karena adanya intervensi dari “tim sukses” atau kepentingan individu.

“Ini adalah hak kelompok, bukan hak ketua kelompok, kami berharap program pemerintah betul-betul melibatkan kelompok tani,” ujarnya.

Jumantoro juga memberikan pandangan tentang pentingnya keharmonisan dalam kepemimpinan di tingkat eksekutif Jember. Ia berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Jember dapat mengesampingkan ego masing-masing dan fokus pada kepentingan rakyat yang telah memilih mereka.

“Kami berharap antara bupati dan wakil bupati dapat menghilangkan ego masing-masing demi kepentingan masyarakat Jember,” ucap Wakil

“Rakyat memilih bupati dan wakil bupati agar ada sebuah perubahan nyata, bukan sekadar janji. Mari kita bergerak bersama untuk Jember yang lebih baik, bermoral, dan bermartabat,” ujar
Jumantoro. (Lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page