Hari Pertama Kerja, Bupati Madina Blusukan ke Pasar Baru Panyabungan

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250324 172342
Bupati Madina saat Berdialog dengan pedagang. (Suhartono/kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, kabarterdepan.com- Hari pertama bekerja, Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution blusukan Ke pasar baru Panyabungan, untuk mendengarkan dan memantau sejumlah kebutuhan jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H, pada Senin (24/03/2025).

Melihat kehadiran Bupati Madina sejumlah pedagang menyampaikan keluhannya, mulai dari kondisi air Kamar mandi yang mengalirnya tidak baik sampai uang sewa Kios yang dinilai pedagang terlalu mahal.

Salah satunya pemilik Toko Tiga Saudara menilai Kondiai Pasar Sudah Cukup bagus, tetapi saat ini air kamar mandi tidak mengalir dengan baik dan berharap hal tersebut menjadi perhatian pemerintah.

Pedagang lain, Yusak Napi, pemilik toko Harapan Mama meminta Bupati Madina Saipullah meninjau ulang harga kios. Menurut dia, harga saat ini terbilang cukup tinggi.

Ada momen menarik saat bupati bercegkerama dengan Yusak. Pedagang pakaian jadi ini memberikan hadiah berupa baju salat (baju koko) kepada Saipullah.

Pedagang lain meminta pemerintah segera mencairkan dana yang bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat seperti BLT dari Dana Desa maupun THR bagi ASN.

Pedagang tersebut menuturkan, pada pekan terakhir Ramadan ini belum terlihat para ASN berbelanja pakaian seperti tahun-tahun sebelumnya.

Selama peninjauan itu, Bupati Saipullah beberapa kali berdiskusi dengan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Parlin Lubis. Keduanya membicarkaan beberapa hal seperti perencanaan pemasangan penutup parit pasar dan pembangunan los baru bagi pedagang pasar pagi.

Parlin mengungkapkan, dia telah menyiapkan telaah ilmiah dan mekanisme pembangunan kios non permanen bagi pedagang pasar pagi dan sejumlah pedagang sembako. Telaah itu, kata dia, bisa menjadi acuan untuk pengajuan persetujuan Pemkab Madina dan DPRD.

Menanggapi keluhan para pedagang, Bupati Saipullah memastikan akan memperhatikan kemauan pedagang. Namun, dia menekankan tidak bisa menyelesaikan semuanya sekaligus.

“Nanti akan dilakukan secara bertahap, kami sesuaikan anggarannya,” ucap Saipullah.

Bupati juga mengingatkan pedagang untuk menjaga kebersihan kios atau los. Selain itu, Bupati Saipullah meminta pedagang memperhatikan instalasi listrik untuk mencegah kebakaran yang bisa merugikan semua pihak.

Pantauan di lokasi, bupati memulai blusukan dengan menyapa hampir semua pedagang takjil dan kue lebaran. Dia bertanya seputar kondisi penjualan, pengolahan, dan sumber bahan-bahan pokok. Setelah itu, dia dan rombongan meninjau pedagang di Lantai I dan Lantai II. (Suhartono)

Responsive Images

You cannot copy content of this page