Harga Telur Naik, Pemkab Sleman Sebut Harga Masih Terkendali

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Sleman, Makwan, sebutnkeniakan harga telur masih wajar. (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Sleman, Makwan, sebutnkeniakan harga telur masih wajar. (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – kenaikan harga telur mulai terlihat di Sleman menjelang Natal dan tahun baru (Nataru)

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Sleman Makwan menyampaikan bahwa saat ini ketersediaan telur di Bumi Sembada masih terkendali.

“Ya kalau harganya naik yang penting terkendali barangnya tersedia,” katanya pada Jumat (12/12/2025).

Kenaikan Harga Telur

Ia menyampaikan bahwa kenaikan merupakan hal yang wajar, terutama akibat bencana alam yang melanda sejumlah daerah.

“Ada bencana, kemudian jalan terputus, tapi untuk di Sleman aman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan sumber Daya Alam Setda DIY Eling Priswanto menyampaikan telah terjadi kenaikan permintaan telur untuk program MBG.

Ia menyampaikan kenaikan permintaan tersebut perlu disikapi di tengah kebutuhan yang semakin tinggi.

“Yang jelas itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat karena permintaan meningkat dan itu terbukti,” jelasnya.

Serapan Telur

Pihaknya menyampaikan dalam temuanya di lapangan serapan telur untuk mencapai 1,2 ton per hari di salah satu peternakan.

“Tadi saya sampaikan temuan telur 1, 2 ton terserap habis, ini tentu mendorong ekonomi masyarakat,” katanya.

“Misalnya saja dalam satu hari Bantul, Kulon Progo, Sleman dan Kabupaten – Kota se DIY lauknya sama, telur, daging semua mendorong terjadinya inflasi,” katanya.

Disebutnya, Pemda DIY telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dan Kelompok Kerja (Pokja) Makan Bergizi Gratis.

Pihaknya berharap, MBG bisa memberikan manfaat yang lebih optimal kepada masyarakat, bukan menjadi beban.

“Ini perlu tata kelola yang lebih rapi lagi dari sisi teknis, sehingga tidak menyebabkan inflasi,” katanya.

Ia berharap agar Kabupaten-kota bisa melakukan tata kelola tersebut dengan baik. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page