IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Harga Telur di Grobogan Tembus Rp 31 Ribu per Kg

Avatar of Redaksi
Suasana pasar tradisional di Grobogan. (Masrikin/kabarterdepan.com)
Suasana pasar tradisional di Grobogan. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com- Harga telur di Kabupaten Grobogan mengalami kenaikan dari harga normal sebelumnya.

Di pasar induk Purwodadi misalnya, harga telur grosir mencapai Rp 31.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut terhitung tinggi dari harga normal yakni Rp 26.000 hingga Rp 27.000 per Kg.

Responsive Images

Harga tersebut dikeluhkan Andi (35) seorang pedagang Martabak di Wirosari, karena harga beli telur eceran tembus ditempatnya tembus di angka Rp 34.000 per Kg.

“Untuk sekarang, selain elpiji, telur yang sedang naik, sehingga saya sedikit kewalahan untuk menghitung keuntungan,” ucapnya, Kamis (21/3/24).

Andi yang sehari-hari membutuhkan telur 10 kilogram untuk adonan martabaknya mengatakan, kenaikan tersebut terjadi sebelum memasuki bulan ramadan. Sebelumnya, ia menyebut harga telur masih di bawah Rp 30.000 per Kg.

Di tempat terpisah Supri (46) salah satu pedagang grosir di pasar induk Purwodadi membenarkan adanya kenaikan harga telur. Namun, pihaknya mengaku tidak pernah ada komplain dari pelanggannya.

“Harga untuk satu kilo grosir nya saya menjual Rp 31.000 namun bila membeli lebih dari 10 kilo saya beri harga Rp 30.000,” ujarnya,

Kenaikan harga telur saat ini, menurut Supri, masih terjangkau sedangkan untuk permintaan tidak mengalami penurunan.

“Penurunan pembeli tidak ada, malah sekarang permintaan untuk telur bisa dibilang tinggi,” ucapnya.

Pihaknya menambahkan, bila telur di tingkat eceran bisa lebih tinggi. Karena, terkadang dijual kemasan kecil seperti per seperempat kilogramnya

“Mungkin dijual secara eceran jatuhnya lebih mahal seperempat kilonya bisa sampai Rp 9000,” tambah Supri.

Sementara itu Sekretaris Disperindag Grobogan Sigit Adi Wibowo mengatakan, kenaikan telur dikarenakan adanya kenaikan permintaan saat memasuki bulan ramadan.

“Harga telur saat ini tergolong stabil dan sangat wajar di harga Rp 31.000 per kg,” ucapnya.

Menurutnya, Harga normal dipasaran harusnya berada di angka harga Rp 26.000 hingga Rp 27.000 per kg.

Sementara itu, saat di tanya perihal harga pakan, pihaknya mengatakan harga pakan ditingkat peternak tidak mempengaruhi kenaikan harga telur.

“Pakan ternak tidak mempengaruhi harga telur saat ini, karena di peternakan juga sudah menjual telur di harga Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kg,” tututnya

Pihaknya menegaskan fenomena kenaikan harga telur saat ini disebabkan tingginya permintaan di pasar. (kin)

Responsive Images

Tinggalkan komentar