
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Guna memastikan harga kebutuhan pokok aman saat bulan suci Ramadan, petugas Satgas Pangan Polres Mojokerto melakukan Sidak ke sejumlah pedagang di Pasar Raya Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (5/3/2025) pagi.
Nampak, juga petugas dari Disperindag dan Dispari Kabupaten Mojokerto mendatangi satu persatu lapak penjual bahan pokok dan sembako yang ada didalam pasar tersebut.
Kanit Pidana Ekonomi, Ipda Dawan Naibaho, mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengecek ketersediaan stok dan harga beberapa bahan pokok kebutuhan masyarakat.
“Belum ditemukan adanya kenaikan harga yang melonjak tinggi dan untuk kelangkaan juga belum kami temukan,” ungkapnya.
Dawan menambahkan, dari hasil sidak yang digelar sejak pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut. Pihaknya menemukan harga cabe yang mengalami kenaikan harga hingga mencapai Rp.100 ribu perkilogramnya.
“Namun beberapa ada harga cabe merah yang ada kenaikan harga,” tambahnya.
Selama bulan suci Ramadan, lanjut Dawan, pihaknya memastikan tidak ada kelangkaan barang kebutuhan pokok yang di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Mojokerto.
“Kelangkaan masih belum kami temukan, dan harga masih bisa kita katakan stabil di awal bulan Ramadan ini,” terangnya.
Sementara itu, salah satu pedagang Suryanto menuturkan, selama bulan Ramadan terdapat kenaikan harga cabe hingga mencapai 20 persen.
“Sebelum Ramadan ya diangka 70-80 ribu sekarang harga jualnya 100 ribu,” pungkasnya.
Menyikapi adanya kenaikan harga cabe. Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Disperindag berencana akan menggelar Operasi Pasar dengan menjual komoditi cabe, bawang, beras dengan harga murah. (*)
