Handphone Warga Terjatuh di antara dinding, Petugas Damkar di Kota Mojokerto Jebol Dinding

Avatar of Andy Yuwono
Proses evakuasi handphone warga yang dilakukan Petugas Damkar Kota Mojokerto dengan menjebol dindinglapangan GOR Ahmad Yani Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (8/1/2025) pagi (Andy / Kabarterdepan.com) 
Proses evakuasi handphone warga yang dilakukan Petugas Damkar Kota Mojokerto dengan menjebol dindinglapangan GOR Ahmad Yani, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (8/1/2025) pagi (Andy / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Petugas Pemadam Kebakaran Kota Mojokerto mengevakuasi Handphone milik warga yang terjatuh dan berada terjepit di sela-sela dinding lapangan GOR Ahmad Yani Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (8/1/2025) pagi.

Pemilik Handphone, Nur Hidayat warga Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto mengatakan, dirinya sengaja menaruh handphone tersebut di atas tembok namun ketika saat hendak pemanasan olahraga handphone tersebut tersenggol tangan kirinya sehingga terjatuh di sela-sela tembok.

“Awal mulanya saya sebelum berlari saya pemanasan Hp-nya taruh tembok terus tersenggol terus jatuh,” ungkapnya.

Ia pun langsung meminta bantuan ke kantor Damkar Kota Mojokerto untuk melakukan pengambilan barang elektronik tersebut. Petugas Damkar yang datang harus berjibaku berusaha mengevakuasi Hp itu dengan menggunakan alat penjapit.

Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga petugas harus membongkar paksa tembok tempat olahraga tersebut.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Mojokerto, Raka Tri Pradipta mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari salah seorang remaja yang melaporkan ke kantornya jika ada HP yang terhimpit tembok sekitar pukul 08.00 WIB.

“Ada dua remaja ke kantor bilang kalau Hp nya masuk ke sela-sela tembok,” ungkapnya.

Petugas Damkar Kota Mojokerto berupaya mengevakuasi handphone yang terjatuh di antara dinding (Andy /Kabarterdepan.com)
Petugas Damkar Kota Mojokerto berupaya mengevakuasi handphone yang terjatuh di antara dinding (Andy /Kabarterdepan.com)

Ia menambahkan, pihaknya pun langsung menerjunkan tiga personil ke lokasi untuk membantu mengambil benda elektronik yang terjatuh tersebut.

“Kita langsung meluncur ke sini melakukan evakuasi selama sekitar 2 jam,” tambahnya.

Raka menuturkan, ia bersama anggotanya sempat kesulitan mengevakuasinya, lantaran lokasi tembok yang cukup tinggi dan keberadaan handphone juga tidak terlihat jelas. Sehingga pihaknya harus menjebol bangunan tembok tersebut.

“Awalnya kita coba pakai stik penangkap ular tidak bisa, terus kita pulut burung. Akhirnya kita paksa untuk dijebol,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page