IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Hadiri Temu Pendidik Provinsi 2, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Ajak Guru Mengajar dengan Dinamis

Avatar of Andy Yuwono

 

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai saat memberikan sambutan di acara temu pendidik provinsi 2, Minggu (3/3/2024). (Yan/kabarterdepan.com)
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai saat memberikan sambutan di acara temu pendidik provinsi 2, Minggu (3/3/2024). (Yan/kabarterdepan.com)

Surabaya, kabarterdepan.com– Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Jawa Timur Kembali menggelar Temu Pendidik Provinsi 2 di Aula BBGP Provinsi Jawa Timur, Minggu (3/3/2024). Pertemuan kali ini mengambil tema “Merawat Konsistensi Merdeka Belajar”.

Responsive Images

Kegiatan ini menjadi momentum bagi guru-guru dari berbagai jenjang dan jenis sekolah, untuk berkumpul dan berbagi praktik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Pria yang kini juga menjabat sebagai Pj Wali Kota Batu ini menyemangati para guru untuk tidak mengajar secara konvensional, melainkan juga dituntut secara dinamis.

“Guru yang hebat adalah mereka yang mendorong anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan mengembangkan potensi mereka,” kata Aries.

Sebagai informasi, KGBN sebagai wadah belajar guru dengan semangat berbagi, mengajak peserta untuk saling melatih kemampuan, membangun jejaring kolaboratif, dan meningkatkan upaya pengembangan diri.

Aries menambahkan, Merdeka Belajar sebagai jalan emas, dan guru-guru KGBN bisa menjadi super team yang siap menumbuhkan potensi peserta didik.

“Guru-guru bisa berbagi keresahan dan harapan, bersama-sama menggerakkan perubahan dan membangun atmosfer pendidikan Indonesia yang lebih baik,” imbuh Aries.

Kegiatan acara ini sekaligus menjadi platform untuk berbagi ide kreatif guna memotivasi dan mendidik anak-anak Indonesia dengan semangat inovatif dan kreatif.

Sementara itu Ketua BPP KGBN, Alfi Lailatin, mengatakan, pentingnya peran pendidik dalam mengawal murid menuju Merdeka Belajar. Ia mendorong para pendidik untuk keluar dari zona nyaman, berkomitmen maju bersama, dan berjuang mengantarkan anak didik ke generasi emas 2045.

“Kita berkomitmen untuk maju bersama, berjuang mengantarkan anak didik ke generasi emas 2045. Merdeka belajar adalah jalan emas, kita sudah ada di jalan di lurus,“ kata Alfi. (yan)

Responsive Images

Tinggalkan komentar