Hadiri Perayaan Oikumene, Bupati Madina Sebut Keberagaman dan Pluralisme sebagai Alat Membangun Bangsa

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241228 182237
Bupati Madina saat menghadiri perayaan Oikumene. (Suhartono/kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, kabarterdepan.com-
Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri perayaan Natal Oikumene umat Kristen kabupaten ini di Desa Humbang I, Kecamatan Naga Juang, pada Sabtu, (28  /12/2024).

Turut hadir Asisten I Sahnan Pasaribu, Kepala Dinas Pendidikan Rahmat Hidayat, Kadis Kesehatan dr. Muhammad Faisal Situmorang, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ridwan Nasution, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ir. Elpi Yanti Harahap, Camat Naga Juang Rahmat Rizky Ramadan Pulungan, dan sejumlah pejabat lain. Rombongan bUpati Madina disambut Ketua Umum Oikumene Madina 2024 Pdt. Garot Siahaan, S.Th, dengan pengalungan bunga.

Dalam arahannya, Bupati Sukhairi menilai perayaan Natal Oikumene tahun ini meriah. Hal tersebut membuktikan bahwa umat Kristen kompak dan solid.

Bupati Sukhairi pun mengatakan dukungan umat Kristen diperlukan dalam memajukan daerah ini.

“Saya berharap kepada masyarakat, meskipun berbeda, namun satu. Bergandengan tangan dalam membangun daerah,” ucap bupati.

Lebih lanjut, Bupati Sukhairi menjelaskan, keberagaman dan pluralisme adalah alat membangun bangsa.

“Kompak saja belum tentu kita bisa maju, apalagi bercerai-berai,” ungkapnya.

Bupati Sukhairi mengungkapkan, Madina memiliki masyarakat yang beragam, termasuk perbedaan agama.

“Tapi, selalu hidup rukun di antara umat beragama,” sambungnya.

Sementara itu Pdt. Gorat mengapresiasi Pemkab Madina yang telah menyalurkan anggaran perayaan Oikumene lebih dari Rp45 juta.

“Dan 170 paket sembako bagi lansia,” tuturnya.

Pdt. Gorat Siahaan mengatakan Oikumene adalah momen penting bagi umat Kristiani, yang menyatukan dalam suka cita. Dia juga meminta jemaat mengajak orang lain untuk melakukan hal-hal baik dalam kehidupan.

Di sisi lain, tokoh agama Desa Sibaruang ini meminta Pemkab Madina menaruh perhatian terhadap 45 gereja yang ada di Madina. Dia juga meminta pemerintah memperhatikan kondisi jembatan Batang Gadis yang fungsinya begitu vital bagi masayarakat Naga Juang.

Usai menyampaikan arahan, Bupati bersama perwakilan Forkopimda menyerahkan bantuan paket sembako kepada lansia secara simbolis. (Suhartono)

Responsive Images

You cannot copy content of this page