Hadiri Majelis Taklim Se-Kecamatan Siabu, Kepala Kemenag Bertekad Benahi Madina

Avatar of Redaksi
IMG 20240929 WA0077
Kepala Kemenag Madina hadiri majelis taklim di Siabu. (Suhartono/kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Maranaik Hasibuan menghadiri pengajian Akbar Majelis Taklim (MT) Se-kecamatan Siabu, bertempat di Lapangan Simpang empat Desa Tangga Bosi Dua, Minggu (29/9/2024).

Pengajian yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Siabu ini mengangkat Tema “Penyuluh bergerak, Majelis Taklim kuat menuju masyarakat yang moderat dan berakhlakul karimah”.

Turut Hadir mendampingi Kasi Ponren Kemenag Madina, Camat Siabu Sudrajat Putra Batu Bara, Ka KUA Siabu Agusman, Kapolsek Siabu, Danramil Siabu, dan sejumlah kepala desa.

Kepala Kemenag Madina Maranaik mengutarakan, kehadirannya di Kecamatan Siabu merupakan kunjungan pertamanya setelah pindah dari kota Siantar, Simalungun.

“Saya bertugas di Kementrian Agama Madina baru tiga minggu, jadi ini merupakan kunjungan pertama untuk dataran tingkat kecamatan,” ujarnya.

Dirinya tidak bisa menjanjikan banyak, namun akan berusaha turun kelapangan.

“Karena memang naluri saya ini dekat dengan bapak ibu, sangat erat. Kita harus mengembalikan, bahwa mandailing natal ini daerah para ulama, daerah para santri, daerah syarat pesantren, daerah penuh akhlak karimah, bukan sekedar bumi gordang sembilan,” ucap Alumni Mustafawiyah Purba baru 89-90 ini.

Kepala Kemenag Madina melanjutkan, dahulu apabila disebutkan Mandailing di Siantar, maka yang ada dibenak orang adalah Madina tempatnya orang-orang cerdas, orang- orang yang alim, orang- orang yang baik.

Kepala Kemenag Madina merasa harus mengembalikan yang telah memudar oleh era digitalisi.

“Jangan cari titik lemahnya, melalui majelis majelis taklim seperti ini semuanya bisa kembali, mari kita perbaiki lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Tangga Bosi Dua Pandapotan mengatakan, pihaknya siap mendukung segala macam kegiatan keagamaan.

“Saya mewakili kepala desa di tangga Bosi siap dan selalu mendukung kegiatan pengajian seperti ini,karena kegiatan ini merupakan kegiatan Amal,” ucapnya.

Pandapotan Nasution berharap semoga kegiatan ini berjalan lancar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar, apabila ada kekurangan saya mewakili pemerintahan Desa Tangga Bosi satu, Dua, dan Tiga memohon Maaf,” haturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Siabu Agusman mengatakan, acara ini menjalin tali silaturahim antara sesama majelis taklim se kecamatan Siabu, sehingga pihaknya tidak pernah membuat pengajian akbar di satu titik atau tempat.

“Bagaimana kita selalu berpindah-pindah setiap bulannya agar terjalin silaturahim dan terjalin persatuan dan kesatuan di antara kita,” tuturnya.

Masih kata Agusman, dalam kontestasi pemilukada, pihaknya menyerukan harus menerima perbedaan.

Adanya majelis taklim ini, apapun yang terjadi kita tetap kuat, persatuan dan kesatuan, silaturahim, ukuwah tetap terjalin dalam kehidulan kita sehari-hari. Manakala kita kuat allah akan memberikan keberkahan, rahmad dan hidayah. Jangan karena pemilukada kita tercerai berai,” pintanya.

Sementara itu Camat Siabu Sudrajat Putra Baru bara mengatakan, kegiatan majelis Taklim harus dipelihara dan ditingkatkan.

“Kegiatan kegiatan ini harus terus, secara teorotis majelis taklim adalah merupakan salah satu tempat pengajian dan pengajaran agama islam dari pendidikan non formal,” katanya.

Bahkan menurut Camat Siabu, majelis taklim ini wadah mendapat ilmu ilmu agama. Ia menilai, majelis taklim juga dapat mengembangkan nilai-nilai sosial di tengah tengah masyarakat, bahkan lebih jauh lagi bisa menjadi potensi nilai-nilai ekonomi dengan mendirikan badan koperasi.

“Dengan menghadirkan pengajian ini kita dapat ilmu-ilmu pencerahan agama, ilmu-ilmu yang dapat menjadi pedoman dalam rangka menjalani kehidupan ini,” pungkasnya. (Suhartono)

Responsive Images

You cannot copy content of this page