Habib Rizieq, Seruan Persatuan dan Dukungan Kritis untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran di Reuni Akbar PA 212

Avatar of Redaksi
Potret Prabowo menghadiri Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA). (@prabowo / Kabarterdepan.com)
Potret Prabowo menghadiri Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA). (@prabowo / Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali digelar pada Senin (2/12/2024) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kegiatan ini dimulai sejak dini hari dan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.

Dalam acara yang bertajuk “Revolusi Akhlak: Indonesia Berkah dan Palestina Merdeka”, Imam Besar Habib Rizieq Shihab menyerukan pentingnya persatuan umat dan dukungan kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, sambil tetap bersikap kritis terhadap kebijakan yang dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai keadilan dan keagamaan.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Monas. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Latif Usman, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran bagi masyarakat yang melintas maupun peserta reuni.

Suasana penjagaan pada saat reuni berjalan. (@SonoraFM92 / Kabarterdepan.com)
Suasana penjagaan pada saat reuni berjalan. (@SonoraFM92 / Kabarterdepan.com)

Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan mencakup beberapa pengalihan arus, antara lain:

1. Jalan Veteran Raya menuju Veteran III diarahkan ke TL Harmoni.

2. Jalan Merdeka Timur menuju Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.

3. Jalan MH. Thamrin menuju Bundaran Patung Kuda diarahkan ke Jalan Kebon Sirih.

4. Jalan Ridwan Rais menuju Medan Merdeka Selatan diarahkan ke Jalan Merdeka Timur.

5. Arus dari Jalan Abdul Muis ke Budi Kemuliaan diluruskan ke Fachrudin, dan sebaliknya.

6. Jalan Katedral menuju Jalan Veteran diarahkan ke Pasar Baru.

Sebanyak 2.489 personel gabungan, yang terdiri dari polisi, TNI, dan petugas Pemprov DKI Jakarta, dikerahkan untuk mengamankan acara.

Reuni dimulai dengan salat tahajud berjamaah pada pukul 03.00 WIB, diikuti zikir dan munajat. Ribuan peserta membawa perlengkapan seperti tikar dan sajadah untuk mendukung kenyamanan selama kegiatan. Relawan juga menyediakan logistik gratis berupa makanan, minuman, dan tikar bagi peserta.

Puncak acara berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB dengan kehadiran Habib Rizieq Shihab yang naik ke panggung utama. Mengenakan pakaian dan sorban putih, ia disambut meriah oleh massa yang memadati kawasan Monas. Setelah kehadirannya, peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengibarkan bendera Indonesia serta Palestina.

Dalam orasinya, Habib Rizieq mengingatkan pentingnya keimanan dan ketakwaan sebagai kunci keberkahan hidup, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa keberkahan Indonesia hanya dapat diraih jika seluruh lapisan masyarakat tunduk pada hukum Allah, baik dalam kehidupan sosial, rumah tangga, maupun tata negara.

“Jika ingin Indonesia berkah, umat harus beriman dan bertakwa. Jangan pernah melecehkan hukum Allah dalam bentuk apa pun,” ujar Rizieq.

Habib Rizieq juga mengimbau agar masyarakat tetap bersatu meski berbeda pilihan politik. Ia menyampaikan pesan penting agar umat tidak terpecah belah oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba.

“Beda pilihan itu wajar. Yang harus kita lakukan adalah saling menghormati. Jangan sampai rakyat yang dipecah belah dan diadu domba demi kepentingan segelintir pihak,” tambahnya.

Selain itu, Rizieq berharap pemerintahan baru dapat memberantas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kebijakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran. Ia menyerukan agar masyarakat mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran selama periode kepemimpinan mereka untuk memastikan kebijakan yang bijak dan adil.

Potret suasana pada saat zikir dan munajat dengan di hadiri ribuan peserta. (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Potret suasana pada saat zikir dan munajat dengan di hadiri ribuan peserta. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Reuni PA 212 merupakan peringatan dari Aksi Bela Islam 212 yang pertama kali digelar pada 2 Desember 2016. Saat itu, aksi dilakukan sebagai respons terhadap pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang dianggap menistakan agama. Aksi tersebut berhasil menarik perhatian ratusan ribu umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejak saat itu, reuni tahunan terus diadakan untuk memperingati semangat persatuan umat Islam. Reuni tahun ini kembali menyoroti isu-isu kebangsaan dan solidaritas internasional, seperti dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Reuni PA 212 ditutup dengan doa bersama, dan massa mulai membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 09.00 WIB. Sepanjang kegiatan, suasana berjalan lancar di bawah pengawasan ketat aparat keamanan.

Dalam reuni ini, tema besar mengenai revolusi akhlak menjadi pengingat penting akan peran umat Islam dalam menciptakan Indonesia yang lebih berkah dan sejahtera. Habib Rizieq menyampaikan harapannya agar acara ini tidak hanya menjadi simbol persatuan umat, tetapi juga langkah nyata menuju perubahan yang lebih baik bagi bangsa. (Firda*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page