Gudang Tiner & Gipsum di Kendal Terbakar, Penjaga Alami Luka Bakar

Avatar of Redaksi
Gudang Tiner & Gipsum di Kendal Terbakar, Penjaga Alami Luka Bakar
Gudang Tiner & Gipsum di Kendal Terbakar, Penjaga Alami Luka Bakar

KENDAL, Kabarterdepan.com – Gudang penyimpanan tiner dan gipsum di RT 06 RW 05, Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, terbakar pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.23 WIB. Kebakaran tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar akibat bahan mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang.

Salah satu saksi mata, Aris, mengaku tidak mengetahui pasti awal mula munculnya api. Ia baru menyadari terjadi kebakaran setelah mendengar teriakan minta tolong dari arah gudang.

“Saya dengar orang berteriak minta tolong. Saat saya mendekat, api sudah besar. Penjaga gudang yang sebagian tubuhnya terbakar keluar lewat jendela,” ujarnya.

Baca juga: Perdana Arie Bebas, Kuasa Hukum: Vonis Bisa Jadi Acuan Penanganan Tahanan Politik

Korban Dilarikan ke RSUD Kendal

Seorang penjaga gudang bernama Sumanto mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat jilatan api. Korban langsung dilarikan ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan perawatan medis.

Pemilik gudang, Latif, mengatakan bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan tiner dan gipsum. Ia memastikan korban yang mengalami luka bakar merupakan karyawannya yang saat itu berada di dalam gudang.

“Begitu mendapat laporan, saya langsung menghubungi Pemadam Kebakaran,” kata Latif.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Dari pantauan di lokasi, api membakar tumpukan gipsum dan sejumlah barang lainnya, termasuk tiner yang berada di luar drum hingga menimbulkan beberapa kali suara ledakan.

Api juga sempat merambat ke bagian rumah di belakang gudang yang difungsikan sebagai tempat kerja pada siang hari sekaligus tempat tinggal penjaga gudang.

Salah satu petugas Pemadam Kebakaran,  Zaima Hilmi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.23 WIB dan langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

“Sesampainya di lokasi, api sudah besar di dua titik, yakni bagian depan gudang dan bagian belakang,” ujarnya.

Petugas segera melakukan pemadaman dan api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah itu, dilakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang menyimpan bahan kimia atau cairan mudah terbakar seperti tiner.

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page