Gudang Perabotan di Kompleks Denzibang 021/V Terbakar, 8 Damkar Dikerahkan

Avatar of Andy Yuwono
Petugas memadamkan gudang penyimpanan perabotan di komplek Detasemen Zeni Bangunan I/V Sub Denzibang 021/V, Jalan Raya Kenongo, Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (17/7/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com)
Petugas memadamkan gudang penyimpanan perabotan di komplek Detasemen Zeni Bangunan I/V Sub Denzibang 021/V, Jalan Raya Kenongo, Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (17/7/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com –Kejadian kebakaran di wilayah Mojokerto terus terjadi, kali ini menimpa sebuah gudang penyimpanan perabotan di komplek Detasemen Zeni Bangunan I/V Sub Denzibang 021/V, Jalan Raya Kenongo, Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (17/7/2024) malam.

Sekitar pukul 23.00 WIB, warga sekitar yang rumahnya berdekatan lokasi kebakaran dibuat panik dengan adanya kebakaran gudang penyimpanan kayu tersebut.

Aditya Dwi Laksono (23) warga sekitar menyebut, dirinya yang saat itu hendak pulang kerumahnya melihat kepulan asap dari jarak jauh.

“Saya pas lewat itu tiba-tiba ada api sudah membesar,” katanya.

Adit menambahkan, lokasi yang terbakar merupakan gudang penyimpanan kayu dan pembuatan almari hingga membuat api semakin membesar.

“Saya lihat itu gudang perabotan beberapa digunakan kandang,” tambahnya.

Melihat adanya kobaran api, ia pun langsung melaporkan kejadian ini ke petugas pemadam kebakaran melalui sambungan telefon.

“Banyak warga dan relawan membantu memadamkan,” tandasnya.

Sementara itu Sukamto, Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kebakaran yang melanda sebuah gudang milik TNI tersebut.

“Api muncul dari gudang Zibang-TNI AD yang berisi kayu,” kata Kamto, Kamis (18/7/2024) pagi.

Menurut Kamto, pihaknya langsung mendatangkan 3 unit Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dibantu 2 Unit PMK Kota Mojokerto, 1 Unit PMK Gama, 1 Unit PMK Dragon dan1 Unit PMK Tjiwi Kimia.

“Total ada 8 Damkar dan dibantu warga setempat serta potensi relawan,” tandasnya.

Hingga pagi hari, petugas Damkar gabungan tersebut berusaha melakukan pembasahan terhadap lokasi yang terbakar.

Terkait penyebab terjadinya kebakaran tersebut, Kamto masih belum bisa memastikan sambil menunggu pihak yang berwenang dari kepolisian setempat.

“Penyebabnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page