Gubernur Jatim Resmikan Instalasi Air 100 Liter per Detik di Mojokerto

Gubernur Jatim
Gubernur Jatim Saat Peresmian SPAM Mojolagres (sumber: Ezra/Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com – Gubernur Jawa Timur Resmikan Instalasi Air 100 Liter per Detik di Mojokerto dalam acara yang digelar Kamis (26/02/2026), di SPAM Mojolagres, Desa Losari Barat, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Peresmian ini menandai peningkatan kapasitas layanan air bersih bagi masyarakat di tiga daerah.

Acara berlangsung di kawasan SPAM Mojolagres yang menjadi proyek strategis penyediaan air minum regional. Instalasi tersebut kini memiliki tambahan kapasitas 100 liter per detik untuk memperkuat distribusi air bersih.

Baca juga: Listrik Padam Berlarut-larut di Pulau Mandangin Sampang Picu Maraknya Aksi Kriminalitas

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya kualitas air bagi kesehatan masyarakat. “Karena air ini salah satu fasilitas dasar, kalau kita mau sehat airnya harus sehat, terutama air yang diminum harus sehat,” ujarnya.

Penambahan kapasitas ini melengkapi produksi sebelumnya yang mencapai 200 liter per detik. Dengan tambahan baru, total kapasitas kini menjadi 300 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan warga Mojokerto, Lamongan, dan Gresik.

“Yang dulu 200 liter per detik sekarang ditambah 100 liter per detik menjadi 300 liter per detik,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Gubernur Jatim Jelaskan Asal-usul Mojolagres

Ia juga menjelaskan asal-usul nama Mojolagres yang merupakan gabungan tiga wilayah penerima manfaat. Program ini dirancang sebagai bentuk sinergi antar daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“SPAM regional Mojolagres, Mojo-nya Mojokerto, La-nya Lamongan, Gres-nya Gresik, menjadi Mojolagres,” jelasnya.

Khofifah berharap instalasi ini membawa keberkahan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa akses air bersih yang memadai menjadi fondasi peningkatan kualitas hidup.

“SPAM Mojolagres Mojokerto Lamongan Gresik, mudah-mudahan manfaat barokah,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperluas layanan serupa ke wilayah lain. Kehadiran instalasi ini diharapkan menjadi solusi konkret atas kebutuhan air bersih yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan kawasan.

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page