
Grobogan, kabarterdepan.com – Ratusan rumah warga di Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir setelah air Sungai Renggong meluap ke saluran irigasi, Rabu (18/6/2025) siang. Ketinggian air di lokasi terdalam mencapai 1,5 meter.
Banjir terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (17/6/2025) pukul 22.00 WIB hingga dini hari. Air mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 02.00 WIB.
“Saat sedang terlelap, tiba-tiba air masuk ke rumah. Kami langsung keluar menyelamatkan keluarga,” ujar Seno (30), salah satu warga terdampak.
Sedikitnya 110 rumah di dua RT terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 1 meter hingga 1,5 meter. Banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena banjir datang mendadak.
Pemerintah desa bersama BBWS Pemali Juana dan BPBD Grobogan telah menerjunkan sejumlah pompa air untuk menyedot air banjir keluar dari permukiman. Air dialirkan kembali ke Sungai Renggong.
“Sebanyak 15 pompa air dikerahkan. Terdiri dari 9 pompa milik warga, 4 pompa karhutla dari BPBD, dan 2 pompa dari BBWS serta kelompok tani,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahju Tri Darmawanto.
Pemerintah Desa Tanggirejo juga membuka dapur umum dan tempat pengungsian di Balai Desa. Tercatat 232 jiwa dari 110 kepala keluarga terdampak banjir.
Sebanyak 25 KK mengungsi di balai desa, sementara sisanya menumpang di rumah sanak saudara terdekat. (Masrikin).
