
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com- DPD Golkar Kota Mojokerto bakal menggelar pasar murah, di Kantor DPD Golkar Kota Mojokerto, Jalan Jawa 33, Minggu (14/12/2025).
Pasar murah dengan bersubsidi bertanda tebus Rp 61 ribu ini dipilih sebagai simbol usia ke-61 Partai Golkar.
Partai berlambang beringin ini menyiapkan paket sembako yang mengusung tagline “Bangkit dan Merakyat” ini menandai keseriusan partai turun ke akar rumput bahkan sebelum mesin politiknya bekerja penuh.
Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto, Agus Wahjudi Utomo, mengatakan, konsolidasi internal yang baru dituntaskan langsung diterjemahkan menjadi aksi sosial yang bersentuhan dengan kebutuhan warga, terutama di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga pangan menjelang hari Natal dan tahun baru.
Anggota DPRD dua periode ini menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya membangun politik yang relevan dan rakyat.
“Kepengurusan baru lahir, dan langkah pertama harus menuju masyarakat,” tandasnya, Jumat (12/12/2025).
Pasar Murah Paket Sembako
Pasar murah ini tetap dipilih Golkar meskipun kegiatan serupa juga telah dilakukan Pemkot Mojokerto.
“Ini bukan soal siapa yang lebih dulu atau siapa yang lebih besar. Harapan kami sederhana, semakin banyak pihak bergerak, semakin banyak warga terbantu,” ujar politisi yang juga berlatar belakang pengusaha tersebut.
Paket sembako bersubsidi mencakup beras, minyak goreng, dan gula. Mekanismenya ada pembatasan satu KTP satu paket. Hal ini untuk memastikan distribusi tepat sasaran sekaligus membuka ruang partisipasi warga.
Sementara itu Bendahara DPD, Ditha Roosita Ayu Lestari, menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sinergi antara pengurus baru dan kader di akar rumput.
“Konsolidasi tidak hanya terjadi di ruang rapat. Konsolidasi sejati terjadi ketika kader bertemu warga, mendengar keluhan, dan membantu secara langsung,” ujarnya.
Sekretaris DPD, Adam Fazal Farid Said, menambahkan, langkah tersebut menyatukan mesin politik, kepedulian, dan harapan, menjadi babak awal transformasi Golkar Kota Mojokerto menuju 2029.
“Golkar harus turun ke masyarakat sebelum mengetuk pintu rakyat saat pemilu tiba,” pungkasnya. (*)
