
Semarang, Kabarterdepan.com – Dalam pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2024, Golkar mendesak bakal Calon Wali Kota (Cawalkot) Semarang Dico M Ganinduto dituntut mencari pendamping untuk posisi bakal Calon Wakil Wali Kota (Cawawalkot) Semarang.
“Dico dicalonkan PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Golkar dan Nasdem. Syaratnya harus membentuk pasangan dulu,” kata Ketua Pemenangan Pemilu DPP Golkar Wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Iqbal Wibisono, di Semarang, Rabu (14/8/2024).
Iqbal menegaskan, seseorang yang mau mencalonkan Gubernur, Bupati, Wali Kota, syaratnya juga harus siap mental, dan siap lahir – batin.
Misalnya Dico Ganinduto yang dicalonkan tiga partai seperti PSI, Golkar, dan Nasdem, maka sudah dapat 10 kursi dukungan.
Dalam pencalonannya untuk Wali Kota Semarang, lanjut Iqbal, Dico, yang notabene Bupati Kendal aktif itu, harus didukung setidaknya 20 persen dari kursi parlemen.
“Karena syarat itu, setiap calon harus didukung minimal 10 kursi di parlemen di DPRD Kota Semarang,” kata Iqbal.
Di semarang, terang Iqbal, ada 50 kursi DPRD, maka setidaknya 20 persennya Dico Ganinduto harus didukung setidaknya 10 kursi.
“Di Kota Semarang Golkar ada 4 kursi, PSI 5 kursi, Nasdem 1 kursi maka sudah dapat 10. Misalnya Gerindra bergabung maka bertambah 7, jadinya 17. Itu cukup,” katanya.
Kemudian, ujar Iqbal, apabila sudah ada keputusan bersama antar partai pengusung, Dico Ganinduto harus membawa pasangan.
Semua pasangan, kata Iqbal, terbuka untuk siapapun. Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin.
“Ya bisa Melly Pangestu, Iswar Aminuddin, Arnaz Andrarasmara, mungkin juga Juan Rama. Ya semuanya juga bisa dimungkinkan,” pungkasnya. (Ahmad)
