
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Gen Z ikut meramaikan Hari Donor Darah Sedunia 2025 yang berlangsung di Markas PMI Kota Mojokerto, Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (14/6/2025).
Acara yang mengusung konsep “Give Blood Give Hope” ini menargetkan kalangan Gen Z yang dimana banyak anak-anak muda kurang tahu tentang pentingnya mendonorkan darah. Bukan hanya tentang donor darah tapi tentang menjaga kesehatan tubuh.
Ditemui di lokasi UTD PMI Mojokerto, Yanuar, Ketua Bidang Administrasi dan Pelayanan PMI Kota Mojokerto, mengatakan ada sebanyak 500 peserta yang ikut berpartisipasi di Donor Darah Sedunia ini, namun hanya menargetkan 300 kantong darah saja.
“Target perolehan donor darah ada tiga ratus kantong karena stok darah kami juga masih banyak dan Alhamdulillah terpenuhi,” ujarnya.
Pihaknya mengaku hanya menargetkan 300 kantong darah karena khawatir overload sehingga terbuang sia-sia.
“Makanya kami pihak PMI Kota Mojokerto memohon maaf dan berterima kasih kepada lima ratus antusiasme masyarakat yang mau ikut berpartisipasi,” tambahnya.
Pihak PMI Kota Mojokerto juga melibatkan 18 rekan-rekan dari unsur kesehatan gratis se-Kota atau Kabupaten Mojokerto, unsur pendidikan dari universitas se-Mojokerto dan tak lupa kalangan Gen Z.

Tujuan acara yang menargetkan kalangan Gen Z ini adalah bentuk edukasi terhadap lingkungan dan agar lebih perduli dengan sesama.
Benar saja 80% pengunjung yang hadir adalah dari kalangan Gen Z mulai dari anak-anak sekolah usia 17 tahun.
“Jadi kita khususkan ke pendonor Gen Z karena kita pengennya ada pendonor baru, selama ini kan pendonor tetap itu-itu saja. Kita harapkan sebagai bentuk generasi atau regenerasi pendonor di kalangan Gen Z maupun milenial sehingga nantinya diharapkan kita akan mendapatkan darah yg aman dan berkualitas.” beber Yanuar.
Sementara, salah satu pengunjung yang antusias donor darah bernama Vira dari Sambirejo, Kabupaten Mojokerto, mengatakan jika dirinya sangat excited untuk ikut berpartisipasi.
“Saya kesini dari jam 9, kebetulan lagi jalan-jalan di alun-alun sama Ibu. Karena kemarin-kemarin pengen ikut tapi gak bisa soalnya tensi darah selalu rendah. Akhirnya sekarang sudah bisa ikut berpartisipasi karena tensi darah sudah normal,” jelasnya.
Selain itu, bagi Vira kesan pertama yang didapatkannya dalam acara ini adalah perasaan senang karena bisa membantu mendonorkan darahnya untuk yang membutuhkan.
Tidak hanya datang, para pendonor yang ikut berpartisipasi pun mendapatkan merchandise seperti tas, snack, susu, dan tak lupa vitamin. (Izhah)
