Gempur Rokok Ilegal, Bupati Mojokerto Gandeng GP Ansor

Avatar of Redaksi
IMG 20250730 WA0111
Sambutan Bupati Mojokerto dalam sosialisasi Cukai Rokok Ilegal. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com) 

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.. Com- Gempur rokok ilegal, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menggandeng kader GP Ansor dalam sosialisasi cukai yang digelar di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (30/07/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan GP Ansor dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

Acara sosialisasi tersebut merupakan bentuk pelaksanaan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 51l/KM.4/2024 tentang petunjuk teknis penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Bea Cukai Sidoarjo, Satpol PP, Polres Mojokerto, dan Kejaksaan Negeri.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal yang semakin meresahkan masyarakat dan merugikan negara.

“Rokok ilegal kerap menjadi pilihan masyarakat karena harganya jauh lebih murah, padahal dampaknya sangat besar bagi negara,” ujar Gus Barra.

Menurutnya, peredaran rokok ilegal tidak hanya menurunkan pendapatan negara, tetapi juga merugikan pelaku usaha yang telah taat membayar cukai sesuai aturan.

Ia menjelaskan bahwa dana cukai yang dibayarkan pada produk tembakau akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk Dana Bagi Hasil yang mendukung program kesehatan, pemulihan ekonomi, hingga bantuan sosial.

Bupati Mojokerto juga mengajak para pemuda, khususnya kader GP Ansor, untuk menjadi bagian dari gerakan pemberantasan rokok ilegal melalui edukasi langsung kepada masyarakat.

“Bupati mengajak seluruh elemen menjadi garda terdepan memerangi rokok ilegal, terutama GP Ansor yang bisa bergerak cepat dan langsung ke lapangan,” terang Gus Barra.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini menjadi momen penting dalam membangun kesadaran hukum serta semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai titik awal penguatan peran pemuda dalam menjaga ekonomi daerah yang sehat dan berkeadilan,” tutup Gus Barra.

Sosialisasi ini diakhiri dengan pembukaan resmi oleh Bupati Mojokerto, sebagai simbol dimulainya gerakan bersama dalam memerangi rokok ilegal serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap hukum. (Innka Cristy Natalia)

Responsive Images

You cannot copy content of this page