
Semarang, Kabarterdepan.com – Memperingati 40 tahun atau Panca Windu lahirnya Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani), akan menggelar pementasan Wayang Kulit 3 generasi di puncak acaranya, pada Juni 2024 mendatang.
Pementasan Wayang Kulit 3 generasi, rencananya akan digelar di Kampus 4 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Jalan Gajah Kota Semarang, dengan menghadirkan dalang anak-anak, remaja (generasi Z) dan dewasa, sebagai simbol upaya nguri-nguri atau melestarikan kebudayaan nasional.
“Dalang Wayang Kulit tiga generasi yang akan tampil, yang pertama dalang anak-anak Ki Danendra Dananjaya Djuanda, yang masih SD sebagai generasi Alfha dan dalang remaja Ki Athanasius Allan Darma Saputra atau Ki Athan sebagai generasi Z. Kemudian generasi milenialnya atau dalang dewasa adalah Ki Sigid Ariyanto dari Rembang,” jelas Ketua Umum DPP Permadani, Suyitno Yoga Pamungkas, di Kampus UPGRIS, Jalan Lontar Kota Semarang, Minggu (12/5/2024).
Sedang untuk tema yang diangkat dalam peringatan Panca Windu Permadani, lanjutnya, akan membawa sesanti yang selalu dipegang semua Keluarga Besar Permadani, yaitu Triniti Yogya.
“Hal yang selalu dipegang Permadani adalah Triniti Yogya, yaitu ada tiga nasehat, pertama Memayu Hayuning Sasama, artinya kita harus bisa membuat tentram kepada siapa saja. Kedua Dados Juru Ladose Bebrayan Ingkang Sae atau menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat, bukan untuk kepentingan dirinya tapi untuk kepentingan orang banyak,” terangnya.
Sesanti yang ketiga, lanjutnya, adalah Sadengah Pakaryan Tansah Ngremenaken Tiyang Sanes, artinya bahwa apa yang kita lakukan itu bisa membuat senang orang lain atau dapat membahagiakan orang lain.
“Dalam memperingati Panca Windu kami mengundang Pengurus Permadani dari seluruh Indonesia, dengan swadaya sendiri tanpa dukungan anggaran dari pemerintah,” pungkas dosen PGSD UPGRIS tersebut. (Ahmad)
