
Bekasi, kabarterdepan.com– PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi melakukan inspeksi langsung terkait laporan gangguan air di Kavling Alinda Permai, RT 015/03, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.
Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menjelaskan bahwa gangguan layanan air yang dikeluhkan masyarakat disebabkan oleh penyumbatan katup pipa yang mengalirkan air ke Kavling Alinda dari Cabang Babelan.
“Kami ingin menjelaskan terkait gangguan layanan di wilayah Kavling Alinda. Alhamdulillah, setelah adanya kesepakatan antara kami (Patriot) dengan Bhagasasi, intervensi atau pengaliran dari cabang Babelan ke daerah ini sudah dilakukan. Katup pipa sudah dibuka kemarin siang, dan air sudah mulai mengalir,” ujar Ali Imam Fayadi dalam wawancara dengan media pada Sabtu, (4/10/2025).
Lanjut pria dengan sapaan akrabnya Awenk, dirinya menugaskan kepada tim penanggung jawab untuk segera memperbaiki terkait adanya penyumbatan pada pipa Valve tersebut.
“Nah, setelah coba dicek oleh tim distribusi, itu sepertinya ada Valve yang nutup lagi gitu loh, insya Allah pagi, karena itu kan posisinya di bawah tanah yang memang ada beton tuh. Pagi nanti akan dikerjakan oleh tim distribusi untuk kita ngangkat lidah palepnya,” jelas Awenk. Awenk optimis kalau ini sudah bisa diangkat, maka bisa teraliri.
“Tim besok pagi-pagi akan ngerjain bagaimana mengangkat lidah Valve yang kayaknya itu menyumbat aliran air,” sambungnya.
Upaya Tirta Patriot
Kendati demikian, Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi juga akan terus berupaya meningkatkan dan menjamin pelayanan kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kota Bekasi.
“Kalau menjamin terpenuhinya hal ini, bahwa kita memastikan bagaimana kita bisa melayani masyarakat dengan kapasitas yang kita miliki sekarang. Dan memang ini kita dalam rangka pengembangan atau peningkatan kualitas layanan, kita ini air bakunya dari Bekasi yang memang fluktuatif tingkat kekeruhannya bahkan buruknya,” paparnya.
PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi memastikan udara akan mengalir setelah dilakukanya perbaikan pipa Valve yang menyebabkan macetnya air di daerah tersebut.
“Jadi, besok kita akan cek lagi ke sini untuk memastikan bahwa proses pelayanan di sini bisa normal kembali,” tutupnya. (Yanso)
