
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pilkada serentak pada (27/11/2024) semakin dekat, dan tahapan kampanye akan segera berakhir. Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Mojokerto aktif melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.
Mereka mengajak semua orang untuk bersama-sama berpartisipasi dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan menjelang pilkada.
Polres Mojokerto melaksanakan sosialisasi Pemilu Damai kepada 90 siswa kelas 12 di SMKN 1 Pungging. Sekolah ini dipilih karena merupakan salah satu yang terbaik di Kabupaten Mojokerto dengan jumlah siswa yang cukup banyak. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan dalam menyongsong pilkada yang aman dan damai. Senin pagi (4/11/24).
Kasi Humas Polres Mojokerto, yang diwakili oleh Ipda Joshua Berthus, menjelaskan bahwa sosialisasi Pilkada Damai ditujukan kepada pemilih pemula karena mereka rentan menjadi sasaran berita hoax.
“Kami merasa perlu memberikan edukasi lebih kepada remaja, yang sering disebut sebagai generasi Gen Z, agar mereka dapat lebih kritis dalam menyaring informasi,” ujarnya.
Edukasi ini diharapkan dapat membantu mereka berpartisipasi dengan bijak dalam proses pemilu.

Polres Mojokerto juga menggandeng influencer Fuad Amanullah dari akun Update Mojokerto untuk memberikan pemahaman tentang bijak bermedia sosial, terutama menjelang pilkada serentak. Dengan 190 ribu pengikut, Fuad memberikan tips kepada siswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana bersilaturahmi sekaligus mengembangkan kreativitas.
“Gunakan media sosial dengan bijak agar memberikan hasil positif, bukan sebaliknya,” ungkapnya.
Menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menggunakan platform tersebut selama masa kampanye.
“Media sosial yang saat menjadi media terdepan dalam mengabarkan segala macam situasi memiliki peran penting dalam kehidupan kita, tergantung dari kita pribadi mau memanfaatkan ke arah positif atau sebaliknya. Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk terus menjaga Harkamtibmas yang kondusif khususnya di kabupaten Mojokerto melalui media Sosial” pungkasnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa SMKN 1 Pungging, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab. Antusiasme mereka menunjukkan ketertarikan dan kesadaran akan pentingnya partisipasi dalam pemilu. Semua pihak berharap Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Mojokerto dapat berlangsung aman dan menghasilkan pemimpin yang amanah. (Firda*)
