Diterima DPRD Sampang, Formabes Desak Pemanggilan RS Nindhita dan Dinkes Terkait Dugaan Malapraktik

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Aksi Formabes di depan DPRD Sampang desaak DPRD panggil RS Nindhita. (fais/kabarterdepan.com)
Aksi Formabes di depan DPRD Sampang desaak DPRD panggil RS Nindhita. (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Aksi demonstrasi yang digelar Forum Madura Bersatu (Formabes) Kabupaten Sampang berlanjut dengan dialog langsung bersama pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, usai massa menyampaikan orasi di depan gedung DPRD, Senin (29/12/2025).

Perwakilan Formabes diterima langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, dalam kesempatan tersebut, Mahfud mengajak perwakilan Formabes untuk melanjutkan pembahasan secara lebih mendalam melalui diskusi tertutup di ruang DPRD.

Ajakan tersebut disambut baik oleh Formabes. Sejumlah perwakilan massa aksi kemudian masuk ke dalam gedung DPRD untuk menyampaikan tuntutan dan kronologi dugaan kasus malapraktik medis di RS Nindhita Sampang.

DPRD Sampang Minta Audit RS Nindhita

Dalam forum dialog itu, Formabes secara tegas meminta DPRD Sampang segera melakukan audit dan memanggil manajemen RS Nindhita, guna mengungkap secara transparan dugaan kesalahan medis yang dialami pasien Muhammad Hafid.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, menyatakan bahwa DPRD tidak memiliki kewenangan untuk melakukan audit langsung terhadap rumah sakit. Namun demikian, pihaknya memastikan aspirasi Formabes akan ditindaklanjuti.

“Kami menerima permintaan dari Formabes. Namun perlu kami sampaikan, audit bukan kewenangan DPRD. Meski begitu, kami akan memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dan pihak RS Nindhita untuk membahas persoalan ini secara serius,” ujar Mahfud di hadapan perwakilan Formabes.

IMG 20251229 WA0059
Formabes bersama DPRD Komisi IV berdialog bersama (fais/kabarterdepan.com)

Mahfud menegaskan, DPRD Sampang berkomitmen untuk mengawal persoalan tersebut dengan tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan prinsip kehati-hatian, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan.

“Kami siap dan sepakat menjaga profesionalitas pelayanan kesehatan bersama masyarakat. Aspirasi ini akan kami tindak lanjuti melalui mekanisme yang ada,” tegasnya.

Sementara itu, Formabes menegaskan akan terus mengawal proses pemanggilan Dinkes dan RS Nindhita hingga ada kejelasan serta kepastian hukum atas dugaan kasus malapraktik yang disuarakan.

Formabes berharap, langkah DPRD Sampang dapat menjadi pintu awal terbukanya penanganan kasus secara transparan dan adil, serta mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page