Film Rajah Resmi Tayang, Horor Jawa yang Ungkap Kengerian ‘Petaka Zaman Edan’

Avatar of Lintang
Film Rajah
Film Rajah. (Cineplex21)

Hibruan, KabarTerdepan.com — Film Rajah secara resmi mulai menghantui layar bioskop di seluruh Indonesia pada Kamis (26/2/2026) dengan menyuguhkan perpaduan mencekam antara horor supranatural dan estetika budaya Jawa yang kental.

Karya terbaru dari sutradara Jiwo Kusumo ini hadir dengan durasi 108 menit, menjanjikan atmosfer mistis yang dalam melalui narasi tentang tradisi kuno dan teror personal yang tak terelakkan.

Bukan sekadar film horor biasa, Rajah memposisikan dirinya sebagai refleksi terhadap fenomena kengerian yang terangkum dalam konsep “Petaka Zaman Edan”.

Sinopsis Film Rajah

Alur cerita film ini berpusat pada kehidupan Nilam (Angel Lisandi) dan Cakra (Panji Zoni) yang mendadak dihujani oleh rentetan teror ghaib yang luar biasa kuat.

Serangan tak kasat mata tersebut tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga bertujuan untuk melahap jiwa mereka.

Di tengah situasi yang semakin kritis, takdir mempertemukan mereka dengan dua sosok misterius, Malawangsa (Samuel Rizal) dan Birsha (Aditya Zoni).

Keadaan menjadi semakin kompleks dengan kemunculan Tribuana (Ditha Samantha), seorang pelatih tari tradisional Jawa yang kehadirannya seolah menyimpan rahasia besar di balik petaka yang sedang terjadi.

Pertemuan kelima karakter ini menjadi titik sentral dalam upaya mereka bertahan hidup dari intaian iblis yang kian ganas.

Lebih dari Sekadar Iblis

Sutradara Jiwo Kusumo mencoba menggali ketakutan yang lebih dalam dari sekadar penampakan makhluk halus.

Melalui film ini, penonton diajak untuk melihat bahwa ada hal yang jauh lebih mengerikan daripada sosok iblis, yakni “Petaka Zaman Edan”—sebuah metafora tentang kekacauan moral dan spiritual yang terjadi di tengah masyarakat.

Visualisasi film ini diperkuat dengan elemen budaya Jawa yang otentik, mulai dari gerak tari hingga simbolisme rajah itu sendiri, sehingga menciptakan pengalaman sinematik yang artistik namun tetap menegangkan.

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page