Film Laut Bercerita Versi Extended Siap Tayang 2026, Tragedi 90-an Terkuak Lebih Dalam!

Avatar of Lintang
Pengumuman film Laut Bercerita dalam ajang JAFF Market Yogyakarta pada Senin (1/12/2025) lalu. (Redaksi Kabar Terdepan)
Pengumuman film Laut Bercerita dalam ajang JAFF Market Yogyakarta pada Senin (1/12/2025) lalu. (Redaksi Kabar Terdepan)

Hiburan, Kabarterdepan.com — Kabar yang sudah lama dinantikan penggemar sastra dan sinema akhirnya tiba. Novel karya Leila S. Chudori, Laut Bercerita, dipastikan kembali diangkat ke layar lebar dalam format film extended.

Karya yang sarat nilai sejarah, perjuangan aktivis, dan tragedi kemanusiaan era Orde Baru ini akan hadir dengan durasi lebih panjang, menjanjikan pengalaman sinematik yang jauh lebih emosional dan mendalam.

Proyek ini diumumkan secara resmi dalam ajang JAFF Market Yogyakarta pada Senin (1/12/2025) lalu.

Film Laut Bercerita versi terbaru ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada tahun 2026 mendatang.

Dari Film Pendek Menuju Layar Lebar Penuh

Sebelumnya, cerita tentang hilangnya aktivis mahasiswa ini pernah diproduksi pada 2017 oleh Pritagita Arianegara dalam format film pendek.

Namun, kini Pal 8 Pictures memutuskan untuk mengembangkan kisah tersebut secara lebih detail dan mendalam sebagai film panjang.

Tambahan durasi ini digarap bukan sekadar untuk memperpanjang tayangan. Hal ini bertujuan untuk memperkaya lapisan cerita dan memperdalam konflik batin yang dialami tokoh utamanya, Biru Laut Wibisana.

Penonton diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih luas mengenai dinamika sejarah, kekerasan politik, dan tragedi penghilangan paksa yang menjadi inti cerita yang menggugah.

Versi terbaru ini diprediksi akan kembali memicu diskusi publik yang hangat. Film ini diyakini bukan sekadar rilis ulang biasa, melainkan momentum penting untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif tentang sejarah kelam Indonesia.

Kursi Sutradara Dipegang Yosep Anggi Noen

Untuk menggarap film yang berlatar tahun 1990-an ini, tim produksi mempercayakan kursi sutradara kepada Yosep Anggi Noen.

Yosep Anggi Noen dikenal sebagai sineas yang piawai menangani film-film bertema sosial dan sejarah yang sensitif, seperti terlihat dalam karyanya terdahulu.

Selama proses penggarapan, Yosep Anggi Noen mengungkapkan bahwa tantangan terberat yang ia hadapi adalah menerjemahkan potongan-potongan riset mendalam yang dikembangkan Leila S. Chudori dalam novel aslinya ke dalam visual.

“Saya sangat terbantu oleh tim produksi yang punya level ketenangan dan profesionalisme tinggi,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (1/12/2025).

Proses pengambilan gambar film ini dilakukan di lima lokasi berbeda untuk menangkap suasana yang otentik. Lokasi tersebut meliputi Semarang, Salatiga (Jawa Tengah), Sukabumi, dan beberapa titik di Jawa Barat.

Cast All-Star: Reza Rahadian Hingga Dian Sastro

Film Laut Bercerita versi extended ini didukung oleh barisan aktor dan aktris papan atas yang mampu menjamin kualitas drama yang disajikan.

Tokoh utama Biru Laut akan kembali diperankan oleh Reza Rahadian. Peran ini sudah pernah dibawakan Reza dalam film pendek tahun 2017.

“Ketika kehilangan menjadi cerita seluas lautan, maka cerita ini menjadi begitu penting untuk divisualkan,” tambah Reza Rahadian.

Pemeran penting lainnya yang turut menghidupkan drama keluarga Wibisono antara lain:

  • Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, adik perempuan Biru Laut.
  • Christine Hakim dan Arswendy Bening Swara sebagai orang tua Biru Laut.
  • Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti, mentor dan sahabat Biru Laut.
  • Eva Celia sebagai Ratih Anjani, kekasih dari Biru Laut.

WhatsApp Image 2025 12 05 at 5.04.21 PM

Sinopsis Film Laut Bercerita

Inti cerita film Laut Bercerita berpusat pada tragedi yang menimpa keluarga Arya Wibisono. Mereka kehilangan putera sulung mereka, Biru Laut, yang merupakan mahasiswa aktivis.

Biru Laut dan beberapa rekannya yang tergabung dalam kelompok diskusi mahasiswa dikabarkan ditahan secara diam-diam oleh pihak tak dikenal.

Keluarga Wibisono, dibantu oleh Ratih Anjani, terus menerus mencari keberadaan Laut tanpa mengenal lelah.

Meskipun belasan tahun telah berlalu, pasangan Arya Wibisono masih tetap teguh meyakini bahwa Biru Laut masih hidup. Sementara itu, adik Laut, Asmara Jati, harus menerima kenyataan pahit bahwa kakaknya mungkin sudah tiada.

Film ini akan memvisualkan ketegangan batin, harapan, dan keputusasaan yang melanda keluarga korban penghilangan paksa. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page