
Hiburan, Kabarterdepan.com – Avatar: Fire and Ash, film fiksi ilmiah epik Amerika tahun 2025, hadir sebagai seri ketiga dari fenomenal Avatar. Film ini merupakan sekuel langsung dari Avatar: The Way of Water (2022).
Disutradarai oleh James Cameron, yang juga ikut menulis skenario bersama Rick Jaffa dan Amanda Silver, film ini diproduksi oleh Lightstorm Entertainment dan didistribusikan secara global oleh 20th Century Studios.
Gejolak Moral dan Ancaman Baru
Jika dua film sebelumnya memperlihatkan keindahan hutan dan lautan Pandora, Avatar: Fire and Ash akan membawa penonton ke sisi yang lebih gelap dan agresif.
Cerita berfokus pada keluarga Jake Sully (Sam Worthington) dan Neytiri (Zoe Saldaña) yang masih bergelut dengan kesedihan mendalam setelah kematian putra sulung mereka, Neteyam. Di tengah duka tersebut, muncul ancaman baru yang tidak terduga: Suku Ash (Suku Abu).
Berbeda dengan suku Na’vi yang pernah kita kenal, Suku Ash adalah kelompok yang agresif, kejam, dan haus kekuasaan. Suku ini dipimpin oleh karakter bernama Varang (Oona Chaplin) yang berapi-api.
Konflik di Pandora pun meningkat ke level baru di mana fokus moral menjadi abu-abu, memaksa Jake dan Neytiri menghadapi tantangan fisik serta emosional yang melampaui batas.
Jajaran Pemeran Bintang
Film ini kembali menampilkan wajah-wajah familiar seperti Stephen Lang, Sigourney Weaver, Kate Winslet, hingga Cliff Curtis.
Selain kembalinya para pemeran lama, jajaran pemain semakin kuat dengan bergabungnya Oona Chaplin sebagai pemimpin Suku Ash dan David Thewlis.
Sinopsis Film Avatar: Fire and Ash
Setelah perang dahsyat melawan RDA, Jake Sully dan Neytiri harus melindungi keluarga mereka dari kekejaman Suku Ash.
Konflik ini bukan sekadar bertahan hidup, melainkan perjuangan untuk menentukan masa depan seluruh Pandora.
Suku Ash yang dipimpin Varang menantang prinsip hidup Na’vi yang selama ini kita kenal, menciptakan perpecahan internal yang mematikan.
