
Sidoarjo, Kabarterdepan.com — Misteri penemuan jasad perempuan tanpa identitas di saluran irigasi kawasan persawahan Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Sidoarjo, mulai menemukan titik terang. Setelah melalui proses autopsi intensif di Rumah Sakit Pusdik Gasum Bhayangkara Porong, terungkap bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam.
Kanit Forensik RS Pusdik Bhayangkara Porong, Aipda Djoko Poerwanto, mengungkapkan hasil pemeriksaan menunjukkan penyebab kematian korban karena saluran pernapasan tertutup air.
“Dari hasil autopsi, korban meninggal dunia karena mati lemas akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan kematian secara langsung,” ujar Djoko, Selasa (14/10/2025).
Djoko menjelaskan, korban merupakan perempuan lanjut usia berumur sekitar 60 tahun. Saat ditemukan, kondisi jasadnya sudah mengalami pembusukan berat, terutama di bagian wajah dan perut, yang menyulitkan proses identifikasi.
“Kami juga menemukan luka di area sensitif korban, namun karena kondisi tubuh sudah rusak parah, dibutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab luka tersebut,” tambahnya.
Hasil Forensik Jasad di Sidodadi
Hasil analisis forensik memperkirakan korban telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan. Tubuhnya dalam posisi terlentang di saluran irigasi dangkal, hanya mengenakan pakaian bagian atas tanpa membawa identitas apa pun.
Sementara itu, warga sekitar masih diliputi rasa ngeri mengingat kejadian yang menggemparkan tersebut. Ahmad, salah satu warga yang pertama kali melihat jasad itu, mengaku awalnya mengira benda yang mengapung di air hanyalah boneka.
“Saya kaget waktu lihat dari jauh. Pas didekati ternyata tubuh manusia. Saya langsung lapor ke aparat desa,” tutur Ahmad.
Penemuan jasad itu terjadi Minggu sore (12/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, di perbatasan antara Desa Sidodadi dan Desa Sungon.
Tak lama berselang, aparat kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan lanjutan di RS Pusdik Bhayangkara Porong.
Hingga kini, suasana di sekitar lokasi kejadian masih dipenuhi rasa was-was warga. Mereka berharap polisi segera mengungkap siapa sebenarnya perempuan malang tersebut dan apa yang sebenarnya terjadi sebelum nyawanya melayang di saluran irigasi Sidodadi.
