
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Insiden dramatis terjadi di Desa Kuripansari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (30/7/2025) malam, saat seekor sapi milik warga bernama Ngatemin terperosok ke dalam kubangan lumpur.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini mengundang perhatian warga dan memicu aksi penyelamatan dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto bersama relawan.
Sapi dilaporkan lepas dari kandangnya sebelum akhirnya tercebur ke dalam kubangan lumpur yang cukup dalam, membuatnya tidak bisa bergerak. Mendapat laporan dari masyarakat, tim Damkar BPBD langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi darurat.
“Kami menerima laporan dari warga bahwa ada sapi yang terjebur di kubangan lumpur. Karena kondisinya cukup darurat, tim segera kami kirim ke lokasi,” ujar Ahmad Yani, Komandan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto.
Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mengevakuasi sapi secara manual. Proses penyelamatan sempat terkendala oleh kondisi sapi yang sudah lemas dan kedua kakinya terbenam cukup dalam ke dalam lumpur.
“Kesulitannya, kaki sapi sudah masuk cukup dalam ke dalam lumpur, dan kondisinya terlihat lemas,” jelas Yani.
Untuk mempermudah proses evakuasi, petugas memutuskan menambahkan air ke dalam kubangan agar tubuh sapi bisa sedikit mengapung. Setelah itu, sapi ditarik perlahan menggunakan tambang oleh beberapa orang secara bersamaan.
“Kami menambahkan air agar sapi bisa mengapung, kemudian ditarik menggunakan tambang oleh warga dan relawan,” tambahnya.
Setelah lebih dari satu jam berjibaku, tepat pukul 20.40 WIB, sapi akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski terlihat kelelahan. Evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, termasuk warga dan relawan, evakuasi sapi bisa dilakukan dengan aman,” pungkas Ahmad Yani.
