Empat Pejabat Pemkot Semarang Diperiksa KPK, Ada Apa?

Avatar of Redaksi

 

IMG 20240923 WA0059
Tessa Mahardhika, juru bicara KPK (Humas KPK for kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Empat orang pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan perkara korupsi pada pengadaan barang dan jasa.

“Saksi hadir semua. Penyidik mendalami perintah pengaturan pemenang lelang oleh para tersangka,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (23/9/2024).

Para saksi yang dipanggil penyidik KPK, lanjut Tessa, adalah Kepala Bidang Permukiman Disperkim Kota Semarang Irawan Ilham Prajamukti, Sub-Koordinator Layanan Pengadaan Secara Elektronik Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kota Semarang Sidik Sumarsono, Sub Koordinator Pembinaan dan Advokasi BPBJ Kota Semarang Rama Sandi, dan eks Kabag BPBJ Kota Semarang Junaedi.

“Namun, pihak KPK belum bisa mengungkap soal proyek apa yang mengalami perubahan pengaturan lelang oleh para tersangka dalam kasus tersebut,” ujar Tessa.

Tessa mengatakan, beberapa waktu lalu, KPK telah mengumumkan dimulainya penyidikan dugaan korupsi pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemkot Semarang.

Penyidik KPK juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Namun, kata Tessa, belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas para pihak tersebut.

“Sesuai kebijakan KPK, identitas beserta konstruksi perkara tidak pidana korupsi tersebut akan disampaikan setelah penyidikan rampung,” terangnya.

Tessa menjelaskan bahwa, penyidik KPK kemudian langsung melakukan penggeledahan di sejumlah kantor instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Semarang.

“Penggeledahan dilakukan penyidik KPK di sejumlah kantor OPD Pemkot Semarang, baik yang berada di kompleks Balai Kota maupun Gedung Pandanaran,” katanya.

Bahkan, tutur Tessa sembari memungkasi pembicaraan, tidak hanya menggeledah, penyidik KPK juga turut meminta keterangan sejumlah pimpinan OPD Pemkot Semarang. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page