
Surabaya, Kabarterdepan.com- Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November, Pemerintah Republik Indonesia baru saja menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh, yang mana dari jumlah tersebut terdapat 3 orang yang berasal dari Provinsi Jawa Timur.
Emil Dardak Bangga
Menanggapi hal tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengaku sangat bangga dan mengapresiasi keputusan pemerintah pusat atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada 3 warga Jawa Timur.
“Tentunya kami mensyukuri, kami meyakini bahwa tim penilai telah melakukan penelusuran, penilaian, penelaahan dengan seksama, dan tentunya ini menambah inspirasi bagi kita semua yang ada di jatim,” kata Emil Elestianto Dardak saat ditemui usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025).
Pahlawan Nasional
Penganugerahan gelar pahlawan nasional merupakan hasil penilaian dan kajian mendalam dari tim nasional. Proses penilaian tentunya dilakukan secara seksama, teliti dan mendalam.
Tentunya penganugerahan gelar pahlawan nasional diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meneladani perjuangan dan semangat mereka.
“Ini adalah sebuah momen bersejarah bagi Jawa Timur, mudah mudahan generasi muda kita bisa mewarisi semangat pahlawan yang dikukuhkan hari ini,” pungkasnya.
Berikut ini adalah 3 nama tokoh Jawa Timur yang dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
1. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur):
Presiden ke-4 Republik Indonesia yang berasal dari Jombang, Jawa Timur. Beliau dikenal atas perjuangan politik, pendidikan Islam, dan perannya dalam demokrasi dan pluralisme di Indonesia.
2. Marsinah:
Seorang aktivis buruh perempuan dari Nganjuk, Jawa Timur, yang menjadi simbol perjuangan hak-hak buruh di Indonesia.
3. Syaikhona Muhammad Kholil:
Ulama besar dari Bangkalan, Madura (yang secara administratif masuk provinsi Jawa Timur) yang berperan penting dalam pendidikan Islam dan perjuangan kemerdekaan melalui jalur agama.
