
Madiun, Kabarterdepan.com — Komitmen terhadap pelayanan prima kembali ditunjukkan oleh Duta Layanan Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Kepekaan dan kepedulian petugas tampak saat membantu Siti Khodijah, salah satu keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang datang menjenguk putranya dalam kondisi kaki cedera akibat kecelakaan tunggal di Surabaya, Kamis (26/6/2025).
Meski harus menggunakan kursi roda dan ditemani dua anaknya, Ibu Siti tetap berusaha menjenguk sang anak di Lapas. Menyadari kondisinya, petugas Duta Layanan dengan sigap membantu proses pendaftaran hingga mendorong kursi roda menuju ruang kunjungan.
“Tadi petugasnya sangat sopan, baik, dan menghargai saya. Mereka bantu dari awal sampai saya bisa bertemu anak saya. Dulu waktu masih sehat saya datang sendiri. Sekarang setelah kecelakaan, saya tidak menyangka pelayanannya tetap luar biasa, bahkan lebih peduli,” tutur Siti.
Aksi nyata ini menjadi cerminan pelayanan publik yang berlandaskan empati dan kemanusiaan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, memberikan apresiasi atas tindakan petugasnya.
“Kami tanamkan nilai ikhlas dalam setiap tugas. Keluarga WBP adalah bagian penting dalam proses pembinaan, dan melayani mereka sepenuh hati merupakan bagian dari reformasi pelayanan publik kami,” tegas Wahyu.
Lapas Pemuda Madiun terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan, sebagai bentuk nyata reformasi birokrasi yang humanis dan berorientasi pada pelayanan. (Riris*)
