Dukungan Nyata Ketahanan Pangan, Lapas Mojokerto Gelar Panen Lele

Avatar of Redaksi
IMG 20250612 WA0013
Potret Warga Binaan saat panen lele di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan, Lapas Kelas IIB Mojokerto mengadakan kegiatan panen lele di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (11/6/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan salah satu poin dari 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu penguatan ketahanan pangan serta pengembangan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Panen ini menandai keberhasilan program budidaya lele yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan warga binaan sebagai tenaga utama.

Mulai dari tahap pembesaran, perawatan, hingga proses panen, seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan pendampingan dari petugas, menggunakan pendekatan edukatif dan produktif.

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi para warga binaan.

“Panen lele ini merupakan contoh nyata pelaksanaan program akselerasi dari Kementerian. Kami ingin membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kerja, rasa tanggung jawab, serta kebersamaan di antara WBP.

Diharapkan program serupa dapat terus dikembangkan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang konstruktif dan berdampak positif.

Lapas Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam rangka mewujudkan sistem pemasyarakatan yang adaptif, produktif, dan memiliki daya saing tinggi. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page