
Jombang, Kabarterdepan.com – Kasus pembunuhan MZ (19), remaja asal Sidoarjo yang ditemukan tewas di hutan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang, terus berkembang. Selain membekuk enam tersangka, polisi kini turut memeriksa secara intensif dua perempuan yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus ini.
Hingga saat ini, kedua perempuan tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Jombang.
“Jadi selain mengamankan enam pelaku, kita juga sedang dalami pemeriksaan dua perempuan. Statusnya masih saksi,” ujar Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra, Kamis (30/1/2025).
Namun, Margono belum bisa membeberkan detail bukti serta kronologi pembunuhan tersebut, mengingat proses pemeriksaan terhadap keenam tersangka masih berlangsung.
“Untuk kronologis dan kepastian motifnya seperti apa, nanti dulu. Kita masih dalami pemeriksaan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Margono menjelaskan bahwa jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah dilakukan pencocokan identitas. Pihak keluarga mengenali korban berdasarkan ciri fisik yang khas, seperti panjang kuku dan kondisi giginya yang berlubang.
“Jadi dari kuku jari tangan yang memang panjang dan ada gigi milik korban yang bolong, itu dikenali keluarga,” jelasnya.
Usai proses identifikasi selesai, jasad korban langsung diserahkan untuk dimakamkan.
“Jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga agar bisa segera dimakamkan,” tandas Margono.
Sebelumnya, jasad seorang pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi tertelungkup di hutan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang, pada Minggu (19/1). Penyelidikan yang dilakukan kepolisian akhirnya mengungkap identitas korban serta menangkap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi keji tersebut. (Inggrid*)
