Dua Orang Misterius Bobol Bank di Banyuwangi, Sekap dan Ancam Tembak OB

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241105 184331
Polisi melakukan olah TKP. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Dua orang misterius menyatroni sebuah Kantor Unit Bank Jatim yang berada di Kecamatan Srono, Banyuwangi pada Selasa, (5/10/2024) pagi saat suasana kantor masih sepi.

Bahkan, dua orang tersebut menyekap office boy (OB) yang tengah berjaga dan melakukan persiapan operasional ke gudang dan mengancam akan menembak apabila melawan.

Saat peristiwa terjadi, OB yang bernama Donny Hendra tengah bersih-bersih, mendadak dari halaman belakang muncul dua orang misterius langsung menodong senjata api ke arahnya.

Karena ketakutan diapun tak dapat berbuat banyak selain hanya pasrah, dan kemudian tangan OB tersebut diikat dan kepalanya ditutup dengan kain hitam.

Donny dibawa ke gudang dan beberapa kali diancam akan ditembak bila bersuara, bahkan pelaku sempat meletuskan tembakan sebanyak dua kali.

“Menurut saksi senjata api yang digunakan berjenis pistol. Saksi sempat mendengar letusan sebanyak dua kali,” terang Kapolsek Srono, AKP Hendry Christianto.

Waktu berlalu, pada pukul 07.50 WIB teller bank dan satpam mulai berdatangan dan sempat berpapasan dengan dua orang misterius yang hendak pergi motor Honda Vario tersebut.

Para karyawan tak menaruh curiga lantaran mengira dua orang misterius tadi adalah nasabah yang menumpang kamar mandi, namun kemudian satpam mendengar suara berisik dari dalam gudang yang sedang dalam keadaan terkunci.

Pintu gudang yang terkunci kemudian dibuka paksa oleh satpam yang kemudian kaget karena mendapati OB dalam keadaan terikat dan mata tertutup.

Menyadari ada sesuatu yang salah, satpam kemudian pengecekan ke dalam kantor dan mendapati almari berkas sudah acak acakan dan server CCTV sudah dalam posisi berantakan, bahkan satu server CCTV hilang dibawa pelaku.

Pihak bank kemudian segera melakukan pelaporan kepada kepolisian yang kemudian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini juga kami laporkan ke pimpinan Satreskrim Polresta Banyuwangi,” terang kapolsek. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page