DPUPR Grobogan Usulkan Pembangunan Jembatan Melengkung di Nambuhan Rp 2,5 Miliar

Avatar of Redaksi
jembatan melengkung
Kondisi terkini struktur jembatan Nambuhan mengalami kerusakan serius. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabareterdepan.com – Kondisi jembatan melengkung di Nambuhan Grobogan akhirnya resmi ditutup sementara untuk kendaraan roda empat, Kamis (26/9/2024).

Kerusakan jembatan melengkung penghubung antara kota Purwodadi dan Kecamatan Kradenan itu telah memasuki taraf yang serius. Jembatan mengalami lendutan, banyak terdapat tembalan lantai, beton melengkung dan retak, dinding abudment telah retak.

“Setelah melakukan analisa di lapangan, jembatan tersebut akan diusulkan pembangunan total pada Tahun Anggaran 2025,” kata Wahyu Tri Darmanto, Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan, Kamis, (26/9/2024)

Wahyu menjelaskan, sesuai dengan kondisi jembatan di lapangan, perlakuan darurat atau gerak cepat yang dapat dilakukan adalah penguatan kontruksi bersifat sementara setelah dilakukan kajian.

Kondisi jembatan bergoyang saat dilintasi kendaraan roda empat. Kondisi struktur besi penyangga bagian bawah jembatan terlihat mulai melengkung, dua balok penyangga pun sudah patah.

“Saat ini, akan dilakukan pembangunan jembatan darurat sambil menunggu pembangunan total,” jelas Wahyu.

Survey dan Kajian untuk Perbaikan Jembatan Melengkung

Ia menjelaskan, pihak dinas telah melakukan survei dan kajian, kondisi jembatan Nambuhan masuk kategori darurat.

“Setelah dilakukan kajian diputuskan PUPR lakukan perbaikan darurat,” terangnya.

Guna mencegah terjadinya roboh, Dinas PUPR melakukan pembatasan beban kendaraan yang melintas dan melakukan pembangunan darurat.

“Hari ini mulai dikerjakan pembuatan penyangga balok jembatan, sifatnya darurat dan sementara. Untuk penggantian jembatan sedang diusulkan,” paparnya.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan, dari data yang tercatan di DPUPR Grobogan saat ini panjang jembatan mencapai 10 meter, sementara untuk lebar jembatan 4,8 meter.

Rencananya didalam usulan pembangunan jembatan itu pihak DPUPR Grobogan berencana untuk menambah lebar jembatan menjadi 7,5 meter dan panjangnya menjadi 12 meter.

“Jembatan akan dibangun tahun 2025 mendatang dengan usulan anggaran sebesar Rp.2,5 Miliar,” pungkasnya. (Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page