DPRD Surabaya Beri Penghormatan Terakhir bagi Adi Sutarwijono, Sosok Panutan yang Tak Kenal Lelah

Avatar of Redaksi
DPRD Surabaya
Melepas Kepergian Adi Sutarwijono: Gedung DPRD Surabaya Diselimuti Suasana Haru dan Khidmat. (Sumber: Husni/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Adi Sutarwijono yang berpulang pada Selasa (10/2/2026) lalu di Jakarta. Penghormatan terakhir dilaksanakan di gedung DPRD Surabaya pada Kamis (12/2/2026).

Berdasarkan pantauan Kabarterdepan.com, jenazah di gedung pada pukul 13.23 WIB. Peti jenazah langsung dibawa masuk untuk prosesi yang diawali pembacaan riwayat hidup Adi Sutarwijono oleh Laila Mufidah Wakil Ketua.

Suasana penghormatan terakhir terasa begitu khusuk dan khidmat, banyak rekan kerja, kolega, teman dan sahabat yang merasakan kehilangan atas berpulang nya mendiang Adi Sutarwijono.

Salah satunya Bahtiyar Rifai selaku Wakil Ketua dirinya mengatakan selasa hidup Adi Sutarwijono dikenal sebagai sosok pekerja keras dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya sebagai wakil rakyat.

“Saya bersama teman-teman merasakan kehilangan sosok panutan. Selama menjabat sebagai Ketua beliau telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, saya bersaksi beliau merupakan orang yang bertanggung jawab,” kata Bahtiyar, Kamis (12/2/2026).

Gedung DPRD Surabaya Diselimuti Suasana Haru dan Khidmat

Politisi Partai Gerindra tersebut bercerita, sosok Adi Sutarwijono merupakan sosok yang tidak pernah mengeluh dalam menjalankan tanggung jawabnya. Walaupun dalam keadaan sakit, dirinya tetap berusaha kuat melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat.

“Ketika dalam kondisi sakit beliau masih hadir di gedung ini, memimpin rapat, dan masih hadir dalam undangan partainya. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang harus menjadi contoh bagi kuta semua,” tambahnya.

Sementara itu, istri mendiang Adi Sutarwijono, Lusia Yektihandayani menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Pemkot Surabaya, dan kader PDIP yang telah memberikan perhatian dan penghormatan sejak almarhum dirawat hingga ke proses pemakaman.

Di hadapan pimpinan dan anggota dewan, Lusia mengaku keluarga merasa sangat dimuliakan atas dukungan yang diberikan, mulai dari masa sakit hingga prosesi pelepasan jenazah.

“Kami sungguh diberikan kehormatan yang luar biasa yang membantu segala keperluan kami hingga proses pemakaman. Ini menjadi penghormatan yang luar biasa bagi keluarga kami,” paparnya.

Tak lupa, pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada PDI Perjuangan, khususnya Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yang telah memberi kesempatan kepada almarhum untuk mengabdi kepada masyarakat Surabaya melalui partai berlambang banteng tersebut.

“Tanpa kesempatan itu, beliau tidak akan bisa membaktikan dirinya untuk Kota Surabaya,”pungkasnya.(Husni)

Editor : Ririn W

Responsive Images

You cannot copy content of this page