Dorong UMKM Naik Kelas, Wali Kota Mojokerto Tekankan Strategi Branding dan Digital Marketing

Avatar of Lintang
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau Pelatihan Branding dan Packaging serta Digital Marketing untuk mendorong UMKM naik kelas. (Kominfo Kota Mojokerto)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau Pelatihan Branding dan Packaging serta Digital Marketing untuk mendorong UMKM naik kelas. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Upaya peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal terus menjadi prioritas Pemerintah Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari secara konsisten mendorong agar UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurut Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini, kualitas produk saja tidaklah cukup. Pelaku usaha wajib memperkuat aspek lain, mulai dari packaging (pengemasan), branding, hingga menguasai strategi pemasaran yang kreatif di era digital saat ini.

Penekanan tersebut disampaikan Ning Ita saat meninjau dua pelatihan yang digelar serentak: Pelatihan Branding dan Packaging serta Digital Marketing. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Maja Citra Kinarya, Rabu (5/11).

Kualitas Produk Saja Tidak Cukup untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Pelatihan ini diikuti oleh beragam sektor UMKM, mulai dari makanan dan minuman (mamin), fashion, craft, hingga alas kaki. Para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan ilmu yang didapat, salah satunya adalah teknik promosi digital melalui fitur live di berbagai platform media sosial.

Ning Ita menegaskan bahwa persaingan bisnis saat ini telah bergeser dan menuntut pelaku usaha untuk adaptif terhadap perubahan teknologi.

“Persaingan saat ini bukan hanya di produk, berkualitas saja tidak cukup, tapi bagaimana cara kita mengemas dan memasarkan. Produk yang bagus tapi tidak dikenal akan sulit berkembang,” tutur Ning Ita.

Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor UMKM, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau Pelatihan Branding dan Packaging serta Digital Marketing untuk mendorong UMKM naik kelas. (Kominfo Kota Mojokerto)

Pelatihan seperti ini menjadi langkah strategis agar pelaku UMKM di Kota Mojokerto semakin adaptif terhadap perubahan zaman. Pada kesempatan ini, Ning Ita juga turut memborong sejumlah produk lokal UMKM

“Era digital memberikan peluang yang sangat besar. Dengan kemasan menarik dan promosi yang tepat di media sosial, produk UMKM kita bisa dikenal lebih luas,” terang Ning Ita.

Pemerintah Kota Mojokerto akan terus ‘menggerojok’ pelatihan bagi UMKM di berbagai bidang. Langkah ini dilakukan agar pelaku usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan berinovasi.

“Kami akan terus hadir memberikan pendampingan dan pelatihan agar UMKM bisa bertransformasi, tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh dengan kuat,” pungkas Ning Ita. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page