
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mendorong warga nahdliyyin khususnya Lesbumi NU Kabupaten Mojokerto untuk terus mengembangkan dan melestarikan seni budaya sesuai dengan nilai-nilai NU.
Hal ini seperti yang Bupati Ikfina sampaikan dalam acara Sekar Pamujan Harlah Lesbumi NU ke-64 yang bertempat di Hall Nine Star PCNU Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/5/2024) malam.
“Karena Lesbumi NU Kabupaten Mojokerto berada di pusat ibu kota Kerajaan Majapahit, maka berarti nilai seni budayanya harus dikembangkan, dilestarikan, dan harus diwarnai dengan nilai-nilai NU ini. Tentu berbeda dengan di daerah lain,” tuturnya.
Sebagai daerah bekas kerajaan Majapahit, lanjut Ikfina, seni budaya menjadi identitas daerah yang harus dilestarikan melalui Lesbumi NU ini. sebab, lesbumi ini adalah lembaga yang menaungi para seniman dan budayawan NU.
“Artinya di sini ada syiar agama Islam, dalam hal ini NU oleh para seniman dan budayawannya. Dan pasti pelakunya ini tidak sembarangan. Ada kyai, gus, ning dan bu nyai dan pasti semuanya berjiwa seni,” ungkapnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga mengapresiasi ikhtiar dan kegiatan yang dilakukan oleh seniman dan budayawan NU ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Ikfina juga menaruh harapan besar kepada seniman budayawan NU untuk terus melestarikan adat istiadat, seni dan budaya adiluhung.
“Bagaimana kemudian adat istiadat, seni, dan budaya leluhur kita yang adiluhung ini bisa dilestarikan, sehingga menjadi nilai-nilai untuk meningkatkan ketaqwaan,” pungkasnya. (*)
