DLH Cianjur Perketat Strategi Pengelolaan Sampah Selama Ramadan 2026

Avatar of Redaksi
DLH Cianjur
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur Komarudin. (Hasan C/Kabaraterdepan.com)

Cianjur, Kabarterdepan.com – Mengantisipasi lonjakan volume sampah selama bulan Ramadan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur memperkuat strategi penanganan melalui sosialisasi pemilahan sampah langsung dari sumbernya.

Langkah edukatif ini digencarkan untuk memastikan pembuangan sampah dilakukan tepat waktu serta mencegah penumpukan di titik-titik krusial yang berpotensi mengganggu estetika dan kesehatan lingkungan.

Kepala DLH Cianjur, Komarudin, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam mengelola sampah di lingkungan tempat tinggal menjadi kunci utama agar beban di tempat pembuangan akhir tidak melonjak drastis.

Berdasarkan data Ramadan tahun lalu, volume sampah rumah tangga meningkat signifikan dari rata-rata 450 ton menjadi 570 ton per hari.

Kenaikan tersebut dipicu tidak hanya oleh aktivitas rumah tangga, tetapi juga menjamurnya pusat-pusat kuliner musiman yang beroperasi sejak awal puasa hingga Lebaran.

“Peningkatan volume sampah terjadi baik dari rumah tangga maupun pusat kuliner musiman. Karena itu, sosialisasi pemilahan sampah dari rumah terus kami gencarkan dengan melibatkan berbagai kalangan,” ujar Komarudin, Sabtu (21/2/2026).

Melalui pemilahan mandiri, DLH berharap hanya sampah residu yang benar-benar tidak dapat diolah yang dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS). Upaya ini dinilai efektif untuk mengurangi beban pengangkutan sekaligus memperpanjang usia operasional tempat pembuangan akhir.

Selain pemilahan, DLH juga menekankan pentingnya disiplin waktu pembuangan sampah, yakni pukul 20.00 hingga 05.00 WIB.

Penetapan jadwal tersebut bertujuan agar proses pengangkutan dapat dilakukan secara optimal sebelum aktivitas masyarakat meningkat pada pagi hari.

WhatsApp Image 2026 02 21 at 2.32.38 PM

Kepala DLH Cianjur: Pengelolaan Sampah Sebagai Investasi

Komarudin menambahkan, pengolahan sampah mandiri merupakan investasi jangka panjang demi keberlanjutan infrastruktur lingkungan daerah.

“Kami meminta warga melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri agar usia operasional TPAS Mekarsari lebih panjang dan tidak terjadi gunungan sampah seperti di TPAS lama,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran operasional selama Ramadan, DLH Cianjur menyiagakan 18 armada truk pengangkut sampah yang beroperasi setiap hari.

Selain itu, lebih dari 150 tenaga kebersihan dikerahkan menyisir berbagai sudut kota hingga pasar tradisional, terutama di titik-titik rawan penumpukan pada sore hari saat aktivitas berburu takjil meningkat.

“Selama bulan puasa, lebih dari 150 tenaga kebersihan tetap bertugas membersihkan sampah di setiap sudut kota, termasuk di sejumlah titik rawan penumpukan saat pusat kuliner mulai beroperasi,” pungkasnya. (Hasan C)

Penulis: Hasan C.Editor: Lintang
Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page