Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 3 Rumah di Dawarblandong Tertimpa Bambu Raksasa

Avatar of Andy Yuwono
Kondisi rumah yang tertimpa bambu di Dusun Pelem, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, Jumat (15/11/2024) sore (Andy / Kabarterdepan.com)
Kondisi rumah yang tertimpa bambu di Dusun Pelem, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, Jumat (15/11/2024) sore (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Sebanyak 3 rumah di Dusun Pelem, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mengalami kerusakan di genteng setelah tertimpa pohon bambu berukuran besar, Jumat (15/11/2024) sore.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB, pada saat kejadian dilokasi sedang diguyur hujan lebat dan angin kencang, beruntung dalam kejadian ini tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Abdul Khakim, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG di wilayah Kabupaten Mojokerto pada bagian utara cuaca terpantau hujan intensitas ringan – sedang disertai angin kencang.

“Sehingga mengakibatkan rumpun bambu roboh dan menimpa 3 rumah warga,” katanya.

Khakim menambahkan, adapun beberapa identitas pemilik rumah yang mengalami kerusakan sebagai berikut :

1 Rumah Milik Ibu Simah (77) mengalami kerusakan berat.

2. Rumah milik Alfi Haris (28) mengalami kerusakan sedang pada tembok samping rumah.

3. Rumah Milik Wateno (52) yang hanya mengalami kerusakan ringan pada atap.

“Untuk tafsiran kerugian, masih dalam penghitungan,” terang Khakim.

Menegahui adanya rumah yang tertimpa pohon, pihaknya menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi dan pemberian bantuan berupa terpal untuk penanganan sementara.

“Tim BPBD memberikan bantuan berupa terpal sebanyak 6 lembar kepada arga yang terdampak,” terangnya.

Sementara untuk membersihkan ranting rumpun bambu yang menimpa rumah warga itu, petugas gabungan bersama sejumlah relawan bahu membahu memotonginya dengan menggunakan gergaji mesin.

“Besok akan dilakukan giat kerja bakti untuk proses evakuasi,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page