
Surabaya, Kabarterdepan.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya mencatat, sepanjang tahun 2025 jumlah kunjungan ke berbagai layanan perpustakaan menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang tahun 2025 tercatat 474.140 kunjungan, dengan mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar.
Dispusip Surabaya Perluas Akses Layanan Perpustakaan
Kepala Dispusip Kota Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memperluas akses layanan perpustakaan, baik melalui gedung layanan tetap maupun layanan jemput bola ke masyarakat.
“Saat ini layanan perpustakaan tersedia di dua lokasi utama, yakni di Balai Pemuda dan di wilayah Rungkut. Selain itu, kami juga terus memaksimalkan layanan perpustakaan keliling agar akses masyarakat terhadap bahan bacaan semakin merata,” kata Yusuf, Sabtu (17/1/2026).

Lebih lanjut, agar dapat menjangkau banyak masyarakat, Perpustakaan keliling difokuskan ke lokasi strategis di Kota Surabaya, seperti sekolah-sekolah dan taman kota. Keberadaan perpustakaan keliling ini bertujuan meningkatkan literasi warga Surabaya, melalui kegiatan gemar membaca.
“Dengan pola seperti ini, kami berharap seluruh lapisan masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik, baik anak-anak, pelajar, maupun masyarakat umum yang memanfaatkan ruang publik,” tambahnya.
Tidak lupa Pemkot Surabaya terus menambah koleksi buku anak-anak. Hal ini agar banyak anak yang gemar membaca hal ini penting guna menanamkan kegiatan membaca sejak dini.
“Kami menambah koleksi buku anak seperti dongeng dan cerita bergambar agar anak-anak semakin tertarik datang ke perpustakaan,” paparnya.
Berdasarkan data Dispusip Surabaya, kunjungan sepanjang 2025 didominasi oleh kelompok usia pelajar dengan total 370.852 kunjungan.
Adapun rincian kunjungan berasal dari Perpustakaan Balai Pemuda sebanyak 72.148 pengunjung, Perpustakaan Rungkut 19.341 pengunjung, Pojok Baca Digital (Pocadi) 1.391 kunjungan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebanyak 193.158 kunjungan, serta Mobil Perpustakaan Keliling yang mencatat 138.611 pengunjung.
Selain meningkatkan layanan kepada masyarakat umum, Dispusip Surabaya juga berkomitmen mengembangkan program pendukung literasi anak melalui penguatan perpustakaan sekolah dan Taman Bacaan Masyarakat.
“Kami akan membantu dari sisi manajemen, koleksi, hingga referensi buku agar pengelolaan perpustakaan sekolah dan TBM semakin baik dan menarik bagi anak-anak,” pungkasnya.
