Disnaker Blitar Dorong Generasi Muda Kuasai Digital Marketing Lewat Pelatihan DBHCHT 2025

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250506 104939
Disnaker Kabupaten Blitar menggelar pelatihan keterampilan berbasis digital. (Anang Agus Faisal/kabarterdepan.com)

Blitar, kabarterdepan.com– Untuk menjawab tantangan dunia kerja yang kian kompetitif, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan pelatihan keterampilan berbasis Digital Marketing. Program ini resmi dibuka pada Selasa, 6 Mei 2025 di Rest Area Pendapa Ageng Hand Asta Sih, Srengat, dan akan berlangsung selama sepuluh hari ke depan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025, yang difokuskan untuk mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal serta mengurangi angka pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda.

Kepala Disnaker Kabupaten Blitar melalui Kepala Bidang Latihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans), Latip Usman, menegaskan bahwa dunia kerja saat ini menuntut keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan. Oleh karena itu, pelatihan tidak hanya mengedepankan aspek teori, tetapi juga praktik langsung dan dilengkapi dengan program magang selama lima hari serta sertifikasi kompetensi.

“Digital marketing adalah salah satu bidang yang memiliki prospek kerja tinggi. Kami ingin para peserta keluar dari pelatihan ini bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan keterampilan yang siap pakai,” ujar Latip dalam sambutannya.

Latip juga menambahkan, tahun ini Disnaker melakukan inovasi dengan menambahkan program magang bagi peserta pelatihan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman lapangan dan memperkuat kesiapan kerja para peserta.

Dari total 383 pendaftar, hanya 25 peserta yang lolos seleksi, terdiri dari 20 orang dari masyarakat umum dan 5 orang yang berasal dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI). Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan, mengedepankan semangat pemerataan kesempatan dan pemberdayaan masyarakat.

Selain meningkatkan keterampilan, pelatihan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja baru maupun peluang wirausaha mandiri di sektor digital. Latip Usman mengimbau peserta untuk membangun jejaring dan aktif dalam komunitas digital marketing agar dapat saling berbagi informasi dan kesempatan setelah pelatihan usai.

“Penting bagi peserta untuk terus berkembang dan tidak berhenti belajar. Dunia digital terus berubah, dan kita harus bisa beradaptasi,” tambahnya.

Disnaker Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus memperluas cakupan pelatihan di masa mendatang, memanfaatkan DBHCHT sebagai salah satu sumber pembiayaan strategis dalam peningkatan kualitas tenaga kerja.

Program pelatihan ini tidak hanya menjadi investasi bagi peserta, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berdaya saing di era digital. (ADV)

Responsive Images

You cannot copy content of this page