
Sampang, kabarterdepan.com – Program digitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Sampang mulai menunjukkan hasil positif. Setelah sebelumnya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang menggandeng Bank Jatim untuk menerapkan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS di Pasar Rong Tengah, kini sejumlah pedagang telah aktif menggunakannya.
Dari pantauan terbaru dari kabarterdepan.com, Kamis (6/11/2025), petugas Bank Jatim, Aan, bersama pihak pengelola pasar, terlihat melakukan kunjungan ke beberapa toko dan lapak yang telah menggunakan pembayaran QRIS.
Aan menjelaskan, pihaknya rutin turun ke lapangan untuk memberikan pendampingan dan memastikan sistem pembayaran digital berjalan dengan lancar.
“Saat ini ada sekitar 20 pedagang yang sudah aktif menggunakan QRIS. Kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi agar semakin banyak pedagang yang beralih ke sistem digital,” ujar Aan kepada kabarterdepan.com.
Selain membantu dalam proses transaksi, petugas Bank Jatim juga memberikan edukasi terkait cara penarikan hasil penjualan dan pengecekan saldo melalui M-Banking Bank Jatim.
Kabupaten Sampang
Sementara itu, pihak pengelola pasar, Sukandar, menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, penerapan QRIS tidak hanya memudahkan transaksi antara pembeli dan penjual, tetapi juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pasar yang modern dan transparan.
“Kami mendukung penuh program ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh pedagang. Selain aman dari uang palsu, mereka juga tidak perlu khawatir kehilangan uang tunai,” ujar Sukandar.
Dengan semakin banyaknya pedagang yang memanfaatkan sistem pembayaran digital, diharapkan pengelolaan keuangan pasar di Kabupaten Sampang menjadi lebih efisien dan sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun pasar tradisional berbasis teknologi (Fais)
