
Madiun, Kabarterdepan.com – Jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti arahan penting dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, pada Senin (14/7/2025).
Arahan ini disampaikan secara virtual melalui zoom meeting dan diikuti oleh seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Dirjenpas Mashudi menekankan krusialnya sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung berbagai program pembinaan warga binaan.
Salah satu agenda utama yang disoroti adalah persiapan Pameran UMKM Hasil Karya Warga Binaan. Acara ini rencananya akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang, menampilkan berbagai produk dan kreativitas hasil pembinaan di Lapas.
Diharapkan pameran ini dapat menjadi wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan potensi mereka dan membantu reintegrasi mereka ke masyarakat.

“Kita harus terus membangun komunikasi dan kerja sama aktif dengan pemerintah daerah. Pameran UMKM mendatang bukan hanya ajang promosi, tetapi bukti nyata keberhasilan pembinaan yang perlu diketahui publik,” tegas Mashudi dalam arahannya.
Kegiatan ini disambut positif oleh jajaran Lapas Pemuda Madiun. Kepala Lapas, Wahyu Susetyo, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh arahan Dirjenpas dan siap menampilkan hasil karya terbaik dari warga binaan dalam pameran nanti.
“Kami telah menyiapkan berbagai produk unggulan dari hasil pembinaan kemandirian warga binaan, mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan pangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujar Wahyu.
Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan stakeholder lokal, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta, dalam rangka memperluas pasar dan membuka peluang usaha bagi warga binaan setelah menjalani masa pidana. (*)
