
Yogyakarta, kabrterdepan.com — Dinas Kesehatan (Dinkes ) Kota Yogyakarta menyampaikan kasus Covid-19 saat ini tidak sama dengan yang terjadi pada tahun 2020.
Kepala Dinkes Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani menyampaikan bahwa Covid-19 kali ini tidak terlalu berdampak signifikan karena bukan pandemi.
Pihaknya berupaya untuk melakukan pengawasan dengan selalu siaga melakukan tracing, namun tidak secara khusus untuk kasus Covid-19.
“Tidak terus sekarang ada tata laksana (protokol kesehatan) seperti dulu, karena bukan pandemi lagi,” katanya, Rabu (11/6/2025).
Ia menyampaikan bahwa sebanyak 99 persen warga Kota Yogyakarta telah mendapatkan vaksinasi dan sisanya merupakan warga dengan comorbid.
Sebelumnya Dinkes Kota Yogyakarta mendeteksi adanya 1 orang terpapar Covid-19 di Kemantren Danurejan. Ia menyampaikan orang yang terpapar tersebut bukan warga Kota Yogyakarta.
“Dia domisili Sleman, tapi anggota peserta BPJS di Danurejan (Kota Yogyakarta), sehingga periksanya di situ,” katanya
Pihaknya menyampaikan telah berkoordinasi dengan Dinkes Sleman untuk melakukan tracing kepada keluarga orang terpapar tersebut. Ia menyebut keluarga korban terpapar seluruhnya negatif Covid-19.
Sementara untuk warga terpapar Covid 19 tersebut saat ini sudah sembuh. “Sudah sembuh. Gejalanya ringan,”ujarnya. (Hadid Husaini)
