Diduga Gas LPG Bocor, Dapur Warung Asapan di Bangsal Terbakar

Avatar of Redaksi
Lokasi dapur warung di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto mengalami kebakaran dan membuat panik sejumlah pengunjung dan pegawai yang bekerja, Selasa (4/2/2025) (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Lokasi dapur warung di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto mengalami kebakaran dan membuat panik sejumlah pengunjung dan pegawai yang bekerja, Selasa (4/2/2025) (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Diduga mengalami kebocoran pada gas LPG, sebuah dapur warung di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto mengalami kebakaran dan membuat panik sejumlah pengunjung dan pegawai yang bekerja.

Kobaran api itu berkobar dan mengeluarkan asap hitam pekat di dalam dapur. Sejumlah pengunjung yang sedang makan pun langsung menyelamatkan diri keluar dari warung.

Hingga akhirnya, salah satu pegawai melaporkan adanya kebakaran ini ke petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto. Tak lama kemudian 1 unit mobil Damkar datang ke lokasi.

Komandan Regu Damkar, Sukamto saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya telah mendapatkan laporan adanya kebakaran di salah satu warung pada Selasa (4/2/2025) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat terjadi kebakaran tempat usaha asapan sambal tempong di Jalan Raya Pacing,” katanya, Rabu (5/2/2025) siang.

Ia menambahkan, pihaknya langsung menerjunkan 1 unit mobil Damkar ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembahasan ke warung milik Zainal tersebut.

“1 unit Damkar dibantu warga sekitar dan petugas TNI-Polri,” tambahnya.

Beruntung, korbaran api tidak sampai merambat ke area warung maupun tetangga sebelah, hanya saja lokasi yang terbakar merupakan dapur dengan luas 6×12 meter.

“Yang terbakar bagian dapur, kerugian masih dalam penghitungan,” terangnya.

Masih kata Kamto, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Dugaan penyebab adanya percikan api itu diduga karena adanya kebocoran salah satu tabung gas LPG yang ada didalam dapur.

“Penyebab kejadian itu dikarenakan kebocoran regulator pada gas LPG,” tandasnya.

Petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sekitar 1 jam kemudian. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page