Demo Ricuh di Surabaya, Puluhan Motor dan Pos Polisi Dibakar

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250830 002554
Polisi mencoba menghadang aksi massa di Surabaya. (Redaksi/kabarterdepan.com)

Surabaya, kabarterdepan.com- Demo solidaritas di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, berakhir ricuh, Jumat (29/8/2025).

Ribuan massa solidaritas untuk Affan Kurniawan, driver Ojek Online (ojol) yang tewas dilindas kendaran taktis (rantis) itu kemudian membakar puluhan sepeda motor dan pos polisi di sejumlah tempat.

Ribuan massa yang tergabung dari masyarakat sipil dan mahasiswa bentrok dengan aparat.

Ribuan massa berkumpul dan langsung memblokir Jalan Gubernur Suryo. Mereka kemudian menghujani aparat kepolisian yang berada di dalam Gedung Negara Grahadi, dengan beberapa benda.

Mulai dari kerikil, batu bata, hingga ranting pohon dilempar oleh massa ke dalam Gedung Grahadi. Tak sampai 30 menit, suasana di lokasi demo mencekam, saat aparat kepolisian menembakkan meriam air.

Massa pun berhamburan menyelamatkan diri. Tidak terima, massa membalas dengan barang-barang uang lebih besar, seperti pot bunga. Beberapa fasilitas umum, seperti tong sampah, hingga tiang listrik, mereka ambil dan dilemparkan ke aparat.

Kemarahan massa aksi semakin memuncak. Mereka menyalakan petasan dan diarahkan ke aparat. Bahkan, massa aksi mengambil puluhan sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi aksi.

Motor-motor tersebut dibawa ke tengah massa dan diinjak-injak secara berkelompok hingga ringsek. Setelah itu, mereka membakar motor tersebut sambil teriak “Revolusi”.

Salah satu motor ynag dibakar adalah milik staf Biro Adpim Pemprov Jatim, Erwin. Ia hanya bisa pasrah motor Yamaha Jupiter Z miliknya dibakar massa.

Menurutnya ada sekitar lima orang yang masuk ke dalam Grahadi. Begitu masuk, mereka langsung melakukan pembakaran.

“Pasrah aja. Lihat temen (beneran) ada anak-anak itu lima, masuk sini (Grahadi) langsung dia bakar,” cerita Erwin.

Hingga Jumat malam, sejumlah massa belum membubarkan diri. Mereka seolah menyebar dan membakar pos polisi di sejumlah tempat.

Menurut informasi massa berkumpul di Aloha, Bundaran Waru, Jl Basuki Rahmad Surabaya.

Hingga berita ini ditayangkan, di sejumlah lokasi massa belum membubarkan diri. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page