Musda Dekopinda Mojokerto Perkuat Jaringan Koperasi

Avatar of Redaksi

 

Musda Dekopinda Mojokerto Perkuat Jaringan Koperasi
Musda Dekopinda Mojokerto Perkuat Jaringan Koperasi

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Musyawarah Daerah (Musda), Pelantikan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Mojokerto masa bakti 2026 – 2030 di gelar secara langsung pada Selasa (10/02/2026) di IKM Sentra Batik Maja Bharama Wastra.

Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Denkopinwil) Jawa Timur Slamet Sutanto, Walikota Ika Puspitasari, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Supriyadi Karima Syaiful dan para jajaran forkopimda.

Baca juga: Tabrak Material Proyek di Pohkecik, Pengendara Motor Wanita Meninggal Dunia di Lokasi

Slamet Sutanto mengatakan bahwa kegiatan musda ini sudah ke 33 dari 38 musda se-Jawa Timur, kegiatan musda di Kota Mojokerto adalah kegiatan tercepat.

“Tapi bukan hanya tercepat saja pak kadis, satu satunya dekopinda musda dilanjutkan pelantikan ya hanya di Kota Mojokerto ini,” ungkapnya.

3 Hal Yang Harus Dilakukan Dekopinda Mojokerto

Ia berpesan kepada pimpinan Dekopinda yang telah dilantik untuk melakukan 3 hal yakni :

1. Konsulidasi kebawah pergerakan lakukan mapping, peluang, potensi, hambatan, tantangan, masalah apa di bawah.

2. Koordinasi lintas lembaga khusus Dinas Koperasi, tuntuan kedepan Koperasi yang semakin sulit menghadapi tantangan regulasi, kompetisi dan lain-lain agar bisa terpecahkan

3. Seluruh pimpinan Dekopinda kedepan segera dibentuk badan dan lembaga teknis yang mana didalamnya diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.unggul di bidang komunikasi, inovasi gagasan dan cepat beradaptasi dan unggul dibidang koneksi dalam membangun jaringan.

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari yang akrab di sapa Ning Ita mengucapkan selamat dan harapan kepada para pengurus yang telah dilantik menjadi Dekopinda.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus semoga bisa mengemban amanah dengan baik bisa menjadi fasilitator dan mediator seluruh insan Koperasi dengan Pemerintah Kota,” harapannya.

Ning Ita mengakui bahwa komitmen Ning Ita sebagai Walikota terhadap Gerakan Koperasi sangat kuat, hal ini dibuktikan sejak awal menjabat sebagai walikota di tahun 2019 sampai dengan sekarang tahun 2026.

“Di mana progress bisa dilihat pergerakan jumlah koperasi dari yang tidak sehat kemudian kita lakukan proses upgrading melalui pelatihan melalui pendampingan melalui fasilitasi, Alhamdulillah secara graduatif koperasi – koperasi yang tidak sehat mengalami peningkatan status menjadi sehat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa di tahun 2025 data menunjukkan jelas sebagai daerah yang juga memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program prioritas bapak presiden Prabowo yaitu pembentukan koperasi merah putih.

“Ada pertambahan jumlah koperasi baru dan kota Mojokerto termasuk daerah yang mengikuti tahap pertama di launching selesai semua dan beroperasi semua di 18 Kelurahan,” ungkapnya.

Tidak hanya sekedar legalitas pembentukan koperasi dan fasilitasi dalam pertemuan pra pembentukan koperasi, tetapi sampai dengan KMP-KMP di 18 Kelurahan beroperasi dan semuanya adalah sebagai pengajar.  Pemkot hadir untuk memberikan pendampingan dan fasilitasi.

Ning Ita menjelaskan alasan kenapa sembako yang menjadi pilihan utama sebelum operasi-operasi bisa melakukan ekspansi pada sektor yang lainnya.

“Karena kita tahu kota ini adalah kota perdagangan dan jasa kebutuhan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat kita dan insyaallah tidak akan terpengaruh oleh perubahan politik sosial maupun yang lainnya adalah sembako,” jelasnya.

Maka dari itu Ning Ita memfasilitasi mentautkan seluruh koperasi merah putih dan koperasi-koperasi lainnya dengan Bulog.

Ning Ita juga berharap kepada ketua Dekopinda Supriayadi Karima Syaiful untuk menjadi fasilitator dikarenakan Koperasi masih menjadi bagian anggota Dekopinda.

“Kami berharap pak pri bisa menjadi fasilitator dalam hal ini, karena koperasi merah putih juga menjadi anggota dari panjenengan, menjadi bagian yang harus dikoordinasikan oleh Dekopinda sehingga saya titipkan kerjasama ini dikuatkan,” harapannya

Ning Ita menegaskan bahwa meskipun kota tersebut memiliki keterbatasan komoditas, keberadaan jejaring koperasi yang kuat diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi sirkuler yang terus bertumbuh dan berkelanjutan di kota tercinta.

“Meskipun kita memiliki keterbatasan komoditas, tetapi jejaring koperasi yang kuat inilah yang akan menjadi ekonomi serkuler bertumbuh di kota kita tercinta,” tutupnya.(/Astrid)

Editor berita: Ririn W.

Responsive Images

You cannot copy content of this page