
Surabaya, Kabarterdepan.com — Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tinggal menghitung beberapa hari. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto kembali menyelenggarakan debat publik.
Kali ini, debat publik ketiga pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto tahun 2024 berlangsung dengan sangat seru dan interaktif di studio JTV Surabaya, Senin (18/11/2024) malam.
Debat publik ketiga yang melibatkan dua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, antara lain paslon 01 Ikfina Fahmawati – Sa’dulloh Syarofi dan paslon 02 Muhammad Al Barra – Muhammad Rizal Octavian.
Pada debat ketiga yang mengusung tema ‘Peran Pemerintahan dalam Menyelaraskan Program Daerah dengan Nasional untuk Meningkatkan Pelayanan Publik serta Strategi dalam Memperkokoh NKRI’ ini, kedua paslon saling beradu gagasan dan argumen.
Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Afnan Hidayat dalam sambutannya mengharapkan agar debat publik kedua ini dapat memberikan pengetahuan mengenai visi, misi, program yang dijabarkan para paslon.
“Semoga dengan tema ini, kita dapat menambah wawasan mengenai program kerja yang akan dikerjakan paslon untuk Kabupaten Mojokerto pada 5 tahun mendatang untuk kepentingan masyarakat Mojokerto dan NKRI,” ujar Afnan.
Dengan dipandu oleh moderator, kedua paslon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina-Gus Dulloh dan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2, Gus Barra–Rizal saling menjabarkan visi dan misi yang diusungnya untuk memajukan Bumi Majapahit.
Dalam kesempatan itu, Ikfina yang merupakan petahana mengungkapkan keberhasilannya dalam program penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Mojokerto dari angka 9,8 persen turun menjadi 9,37 persen.
“Kita sudah memiliki data-data yang jelas, sehingga program yang dilakukan harus program yang sesuai dengan fakta di lapangan. Berbagai upaya penurunan kemiskinan dengan berbagai program dan kerja nyata sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan, juga menurunkan angka pengangguran terbuka,” ungkap Ikfina.
Ikfina juga menegaskan telah melaksanakan berbagai program meliputi bidang birokrasi dan tata kelola pemerintahan, kesejahteraan masyarakat, kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur.
“Semua sudah kita lakukan, tinggal peningkatan. Maka segala sesuatu harus dilakukan secara berkesinambungan. Izinkan kami melanjutkan pembangunan di Kabupaten Mojokerto,” ujar Ikfina.
Sementara itu, paslon 02 Gus Barra akan meningkatkan keterbukaan informasi publik sebagai wadah bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto dalam memberikan aspirasi dan kritik yang membangun.
“Kita mengajak masyarakat melalui Musrenbang tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Kita juga akan membuat platform digital satu pintu sehingga akan terjadi keterbukaan publik dan transparan,” jelas Gus Barra.
Gus Barra juga menambahkan, melalui platform digital tersebut maka kinerja seluruh perangkat OPD dapat diketahui publik secara transparan dan akuntabel.
“Sehingga apa yang menjadi masukan dan tambahan bisa disampaikan secara langsung. Seluruh masyarakat dapat berpartisipasi untuk kepentingan Kabupaten Mojokerto,” tandasnya. (*)
