
Surabaya, kabarterdepan.com- Kehilangan orang tersayang rupanya menjadi momen titik balik bagi salah satu lulusan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Koiru Nisa Ramos Costa.
Wanita yang akrab disapa Nisa ini merupakan mahasiswa asing asal Timor Leste yang berhasil mendapatkan beasiswa penuh dari Unusa untuk menempuh pendidikan di Program Studi (Prodi) S1 Keperawatan.
Ia mengatakan, awalnya tidak memiliki cita-cita untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan, khususnya keperawatan, namun pengalaman dimana Nisa pernah merawat sang ayah di rumah sakit hingga meninggal menjadi momen titik balik bagi dirinya.
“Jadi momen dimana saya ingin menjadi perawat adalah pada tahun 2016 saya merawat ayah hingga meninggal di rumah sakit. Pada saat tersebut saya terpikir ingin menjadi perawat agar bisa mengedukasi dan membantu walaupun sedikit,” cerita Nisa, Rabu (17/09/2025).
Lebih lanjut, selama menjalani masa perkuliahan, Nisa mengaku tidak terlalu kesulitan mengingat budaya Timor Leste masih mirip dengan Indonesia. Apalagi dirinya mengaku jika di keluarganya masih banyak yang menggunakan bahasa Indonesia mengingat dirinya lahir dan pernah tinggal di Kupang.
“Palingan tantangan selama kuliah itu belajar bahasa Jawa agar bisa berkomunikasi dengan teman-teman. Kebetulan saya angkatan pertama jadi belum ada bimbingan bahasa, tapi untuk angkatan kedua sudah ada,” tambahnya.
Usai menyelesaikan pendidikan S1 Keperawatan dan pendidikan profesi nurse, Nisa masih ingin mematangkan lagi ilmunya di Surabaya. Ilmu yang ingin didalami terkait Clinical Practice dan Critical Assessment. Hal ini dipandang sangat penting agar saat kembali ke negaranya dirinya sudah siap untuk mengabdi.
“Saya masih akan mematangkan ilmu saya disini sekitar setahun lagi. Agar bisa menambah wawasan, sehingga saat pulang dirinya sudah memahami cara merawat pasien dengan berbagai kasus,” pungkasnya. (Husni Habib)
